Viral di X, Film The Legend of Aang: The Last Airbender Bocor! Animator Kecewa

8 hours ago 9

Avatar: The Last Airbender. Seorang pria berusia 26 tahun ditangkap oleh otoritas Singapura setelah diduga membocorkan film animasi yang belum dirilis berjudul The Legend of Aang: The Last Airbender. Ini merupakan sekuel dari Avatar: The Last Airbender yang diproduksi Paramount.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Seorang pria berusia 26 tahun ditangkap oleh otoritas Singapura setelah diduga membocorkan film animasi yang belum dirilis berjudul The Legend of Aang: The Last Airbender. Ini merupakan sekuel dari Avatar: The Last Airbender yang diproduksi Paramount.

Mulanya, polisi menerima laporan pada 16 April terkait beredarnya materi film tersebut di media sosial. Dalam waktu kurang dari satu hari, tersangka berhasil diidentifikasi dan ditangkap. Polisi juga menyita perangkat elektronik milik pelaku, termasuk salinan digital film tersebut.

Pihak berwenang mengatakan pelaku diduga memperoleh akses jarak jauh tanpa izin ke sebuah server media. Dari akses tersebut, ia disebut berhasil mengunduh film sebelum kemudian menyebarkannya secara online.

Di Singapura, tindakan mengakses tanpa izin ke sistem komputer dapat dikenai hukuman penjara maksimal tujuh tahun, serta denda hingga 50 ribu dolar Singapura. Kasus ini mencuat setelah film tersebut lebih dulu bocor di platform X pada 12 April. Unggahan awal diduga berasal dari akun berbasis di Singapura yang mengeklaim Nickelodeon "tidak sengaja mengirim email" berisi film tersebut.

Cuplikan yang diunggah kemudian dihapus, namun sudah terlanjur ditonton lebih dari 30 juta kali. Kebocoran tersebut dengan cepat menyebar ke berbagai platform lain seperti Reddit dan 4chan, serta banyak diunduh pengguna internet.

Flying Bark Productions, studio animasi asal Australia yang mengerjakan film tersebut, menegaskan bahwa kebocoran tidak berasal dari pihak mereka. Studio menyatakan mereka bekerja hingga tahap akhir produksi dan menyesalkan penyebaran ilegal hasil kerja para animator dan kru.

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |