REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Anggota DPRD Jawa Barat Tina Wiryawati mendukung keputusan Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi yang mengambil alih penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) 2027.
Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan langkah tepat untuk menjaga keberlangsungan agenda keagamaan tersebut di tengah keterbatasan fiskal Kabupaten Garut yang sebelumnya ditetapkan sebagai tuan rumah.
Tina menilai keputusan Pemprov Jabar mengambil alih penyelenggaraan MTQ menunjukkan adanya perhatian serius terhadap keberlangsungan kegiatan yang memiliki nilai keagamaan sekaligus sosial dan budaya tersebut.
"Menurut saya, keputusan ini bentuk kepedulian Pemprov Jabar agar pelaksanaan MTQ tetap berjalan maksimal. Jangan sampai keterbatasan anggaran daerah menjadi kendala bagi kegiatan yang memiliki nilai penting bagi masyarakat," ujar Tina, Ahad (9/8/2026).
Ia mengatakan MTQ tidak semata-mata menjadi kompetisi bagi para qari dan qariah. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi sarana untuk meningkatkan kecintaan generasi muda terhadap Alquran, memperkuat pembinaan keagamaan, sekaligus membangun silaturahmi antarmasyarakat di Jawa Barat.
Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat KDM menyampaikan Pemprov Jabar akan mengambil alih penyelenggaraan MTQ 2027 dengan mempertimbangkan kondisi fiskal Pemerintah Kabupaten Garut.
Dengan pengambilalihan tersebut, pembiayaan kegiatan tidak sepenuhnya menjadi beban pemerintah daerah yang ditunjuk sebagai tuan rumah.
KDM menyebut rangkaian kegiatan akan diawali pembukaan di Gedung Sate, Kota Bandung, penutupan direncanakan berlangsung di Masjid Raya Al Jabbar. "Jadi nanti pembukaan di Gedung Sate dan penutupan di Masjid Al Jabbar," kata KDM, belum lama ini.
Tina berharap perubahan skema penyelenggaraan itu bisa membuat MTQ 2027 berlangsung lebih baik dan memberikan ruang lebih luas bagi pembinaan qari dan qariah di Jawa Barat. Ia juga meminta pemerintah kabupaten dan kota tetap mempersiapkan kafilah secara serius untuk mengikuti ajang tersebut.
Menurut Tina, sinergi penting agar pembinaan tilawah Alquran di tingkat daerah terus berjalan dan menghasilkan peserta yang berkualitas.
"Yang terpenting bukan hanya sukses penyelenggaraannya, tetapi bagaimana MTQ ini bisa terus menjadi bagian dari pembinaan generasi muda dan memperkuat nilai keagamaan serta kebersamaan masyarakat Jawa Barat," kata Tina.
Ia berharap MTQ 2027 menjadi momentum memperkuat syiar Islam sekaligus mempererat ukhuwah antarmasyarakat dan antardaerah di Jawa Barat.
.png)
4 hours ago
2

















































