Survei: Mayoritas Warga AS Tolak Serangan ke Iran, Tingkat Kepuasan terhadap Trump Anjlok

3 hours ago 1

Presiden AS Donald J Trump menyampaikan pidato kenegaraan pada sesi gabungan Kongres di House Chamber of the US Capitol di Washington, DC, AS, 24 Februari 2026.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON — Hasil jajak pendapat terbaru yang dirilis oleh Reuters/Ipsos menunjukkan bahwa hanya satu dari empat warga Amerika Serikat (AS) yang menyetujui serangan militer terhadap Iran. Agresi yang dilakukan bersama Israel tersebut telah menjerumuskan kawasan Timur Tengah ke dalam pusaran konflik yang kacau.

Berdasarkan survei tersebut, hanya 27 persen responden yang menyatakan setuju terhadap serangan yang dimulai sejak Sabtu dini hari dan menewaskan pemimpin Iran tersebut. Sebaliknya, 43 persen responden menyatakan tidak setuju, sementara 29 persen lainnya mengaku ragu-ragu.

Jajak pendapat yang berakhir pada Ahad (1/3/2026) ini juga mengungkapkan bahwa 56 persen warga AS menilai Presiden Donald Trump terlalu mudah menggunakan kekuatan militer untuk memajukan kepentingan AS. Pandangan ini dianut oleh 87 persen pendukung Partai Demokrat, 60 persen pemilih independen, dan secara mengejutkan didukung oleh 23 persen pendukung Partai Republik.

Kekhawatiran terhadap keselamatan pasukan

Eskalasi militer ini telah memakan korban jiwa di pihak Washington. Militer AS mengonfirmasi setidaknya empat tentara mereka tewas dalam operasi tersebut, yang memicu serangan balasan rudal dan drone Iran ke Israel serta pangkalan militer AS di seluruh kawasan.

Selain itu, tiga jet tempur AS dilaporkan jatuh, yang menurut keterangan militer AS disebabkan oleh kesalahan sasaran dari sistem pertahanan udara Kuwait.

Meskipun 55 persen pendukung Partai Republik menyetujui serangan tersebut, sebanyak 42 persen di antaranya menyatakan kemungkinan besar akan menarik dukungan jika kampanye militer tersebut menyebabkan lebih banyak tentara AS yang tewas atau terluka di Timur Tengah.

sumber : Reuters

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |