Rekonstruksi Pascabencana di Sumbar, Brantas Abipraya Perkuat Sinergi dengan Kementerian PU

1 hour ago 1

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- PT Brantas Abipraya (Persero) bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung percepatan pemulihan di Sumatera Barat pascabencana banjir yang melanda wilayah tersebut. Direktur Operasi I Brantas Abipraya Muhammad Toha Fauzi mengatakan sinergi ini diwujudkan melalui berbagai upaya tanggap darurat hingga rehabilitasi infrastruktur terdampak.

"Komitmen tersebut diwujudkan secara konkret melalui pelaksanaan kegiatan rekonstruksi infrastruktur di 10 wilayah terdampak di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar)," ujar Toha dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (19/1/2026).

Toha menjelaskan, Brantas Abipraya dan Kementerian PU berperan aktif dalam upaya pemulihan dengan melaksanakan pekerjaan rekonstruksi di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Padang Pariaman, Agam, Lima Puluh Kota, Pasaman, Pasaman Barat, Kota Bukittinggi, Payakumbuh, Pariaman, dan Kota Padang. Brantas Abipraya, lanjut Toha, ingin memastikan bentuk bantuan yang paling dibutuhkan, khususnya pada sektor rekonstruksi prasarana, serta setiap langkah pemulihan dilaksanakan tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan daerah terdampak.

"Brantas Abipraya berkomitmen berperan aktif mendukung langkah Kementerian PU dalam mempercepat penanganan pascabencana," ucap Toha.

Toha menyebut fokus kolaborasi diarahkan pada percepatan pemulihan infrastruktur vital, meliputi fasilitas kesehatan, pendidikan, peribadatan, perekonomian, serta infrastruktur sosial lainnya. Hal ini bertujuan agar layanan publik kembali berjalan dan aktivitas masyarakat dapat pulih secara normal.

"Kehadiran Brantas Abipraya di lokasi bencana merupakan bentuk dukungan terhadap pemerintah dalam memastikan konektivitas dan aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan dengan aman dan lancar," lanjut Toha.

Melalui koordinasi intensif dengan Kementerian PU dan para pemangku kepentingan terkait, ucap Toha, proses penanganan dilakukan secara cepat, terukur, dan mengedepankan aspek keselamatan. Toha menilai sinergi dengan Kementerian PU menjadi langkah penting untuk memastikan pembangunan kembali infrastruktur berjalan optimal dan berkelanjutan.

"Kami berkomitmen untuk selalu hadir dan berkontribusi dalam setiap upaya pemulihan pascabencana," kata Toha.

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan Kementerian PU bersama Brantas Abipraya dan BUMN Karya lainnya, TNI, Polri, serta pemerintah setempat terus bergandengan tangan dalam pemulihan wilayah terdampak bencana agar dapat diselesaikan dalam waktu sesingkat-singkatnya.

"Percepatan penanganan ini dilakukan agar masyarakat wilayah terdampak dapat menjalankan ibadah di bulan suci Ramadan dengan lebih tenang dan optimal," ucap Dody.

Bupati Agam Benni Warlis mengapresiasi komitmen Brantas Abipraya dalam mendukung pemulihan daerah. Benni menyampaikan kolaborasi pemerintah daerah, Kementerian PU, dan BUMN konstruksi ini menjadi kunci percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

"Upaya pemulihan ini tidak hanya ditujukan untuk memperbaiki kerusakan fisik, tetapi juga untuk mendukung pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat setempat," kata Benni.

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |