REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Korlantas Polri memprediksi puncak arus balik Lebaran 2026 terjadi pada 24 Maret. Masyarakat diminta mengatur waktu perjalanan untuk menghindari kepadatan ekstrem di jalan tol.
Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho mengatakan, strategi arus balik disusun berdasarkan evaluasi ketat arus mudik yang mencatat lonjakan kendaraan signifikan. Pola rekayasa lalu lintas disiapkan lebih adaptif untuk merespons pergerakan kendaraan.
“Strategi rekayasa lalu lintas bersama stakeholder sedang kami susun, termasuk opsi penggunaan tol fungsional, alih arus, dan pemantauan berbasis teknologi sebelum dilakukan eksekusi seperti one way nasional arus balik,” kata Agus di Command Center Korlantas Polri, Cikampek, Jumat (20/3/2026).
Agus menjelaskan, puncak arus mudik pada 18 Maret mencapai lebih dari 270 ribu kendaraan keluar dari Jakarta. Kondisi itu memaksa penerapan contraflow hingga tiga lajur dan penutupan bahu jalan di sejumlah titik.
Agus mengatakan, skema serupa akan diterapkan saat arus balik dengan opsi one way bertahap dari KM 414 hingga Bekasi. Kebijakan akan disesuaikan dengan kondisi lalu lintas di lapangan.
“Diperkirakan pada 24 Maret akan terjadi puncak arus balik. Kami siapkan one way secara bertahap, kemungkinan dari KM 414 hingga wilayah Bekasi. Jika arus masih tinggi, akan kami evaluasi untuk diperpanjang,” kata Agus.
Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan Achmad Purwantono mengatakan, masyarakat perlu menghindari puncak arus balik dengan mengatur waktu perjalanan. Informasi lalu lintas real time dapat dimanfaatkan untuk memilih waktu yang lebih aman.
“Untuk kenyamanan perjalanan, masyarakat dapat memantau informasi kepadatan jalan dan menghindari puncak arus pada 24 Maret, baik dengan berangkat lebih awal maupun setelahnya,” kata Rivan.
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Aan Suhanan mengatakan, pemerintah mendorong penyebaran arus balik dengan memanfaatkan fleksibilitas waktu kerja. Langkah ini dinilai penting untuk mencegah penumpukan kendaraan dalam satu hari.
“Silakan kembali pada 25, 26, 27 hingga 29 Maret agar arus puncak dapat tersebar,” kata Aan.
Koordinasi lintas instansi diperkuat untuk memastikan kelancaran arus balik. Pengamanan dilakukan melalui Operasi Ketupat yang mencakup jalur tol, arteri, hingga kawasan wisata.
.png)
9 hours ago
2















































