REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA – Program sekolah swasta gratis memberi dampak positif bagi sejumlah sekolah di Jakarta. Selain meringankan beban orang tua, program Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta ini membuat sekolah yang sebelumnya kesulitan menarik murid kembali diminati masyarakat.
Pada 2026, Pemprov DKI Jakarta menambah jumlah sekolah swasta gratis dari 40 menjadi 103 sekolah. Total anggaran yang dialokasikan mencapai Rp253.625.139.600.
Sebanyak 40 sekolah swasta penerima lanjutan memperoleh pendanaan selama 12 bulan, mulai Januari hingga Desember 2026. Sementara, 63 sekolah swasta penerima baru mendapatkan pendanaan selama enam bulan, mulai Juli hingga Desember 2026.
Program sekolah swasta gratis mencakup jenjang SD, SMP, SMA/SMK, hingga SLB yang tersebar di lima wilayah kota administrasi Jakarta. Kebijakan itu menjadi bagian dari upaya Pemprov DKI Jakarta memperluas akses pendidikan, terutama bagi keluarga dengan keterbatasan ekonomi.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, program sekolah swasta gratis menjadi salah satu cara Pemprov DKI Jakarta memastikan anak-anak tetap memperoleh pendidikan yang layak.
“Jakarta secara sungguh-sungguh mulai mengalokasikan anggaran untuk sekolah swasta gratis. Mudah-mudahan, apa yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta dapat memutus rantai ketidakberuntungan dalam keluarga kurang mampu,” ujarnya beberapa waktu lalu.
Selain sekolah swasta gratis, Pemprov DKI Jakarta memastikan sejumlah bantuan pendidikan tetap berlanjut, seperti Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus, Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), dan program pemutihan ijazah. Berbagai kebijakan itu diharapkan menjadi pijakan lahirnya generasi Jakarta yang lebih maju melalui akses pendidikan yang inklusif dan berkualitas.
Sekolah Swasta Kembali Diminati
Kepala SMK Kesehatan Gapura Merah Putih, Dona Ulfa, mengatakan program sekolah swasta gratis memberi dampak besar bagi sekolahnya. Sekolah yang berlokasi di Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, itu merupakan satu dari 40 sekolah swasta penerima lanjutan.
Menurut Dona, dampak paling terasa terlihat dari meningkatnya minat masyarakat. Jika sebelumnya sekolah kesulitan mendapatkan satu kelas siswa baru, kini jumlah pendaftar meningkat tajam.
“Sebelumnya, kami mendapatkan siswa satu kelas aja itu agak sulit. Sekarang, yang mendaftar itu sampai 187 orang. Padahal, kuotanya 36 orang,” kata Dona saat dihubungi Republika, Selasa (26/5/2026).
Jumlah itu meningkat dibandingkan tahun lalu, ketika pendaftar di SMK Kesehatan Gapura Merah Putih hanya sekitar 50 orang. Saat ini, sekolah tersebut memiliki sekitar 108 siswa yang terbagi dalam tiga rombongan belajar.
Dona mengatakan, proses penerimaan peserta didik baru tetap dilakukan melalui seleksi. Setiap calon siswa wajib mengikuti pemeriksaan kesehatan, tes tertulis, dan wawancara sesuai karakter pendidikan kesehatan. Namun, seluruh proses seleksi itu tidak dipungut biaya karena sudah ditanggung melalui program sekolah swasta gratis.
Program tersebut juga membantu sekolah dalam mengelola keuangan. Dona mengatakan, sekolah tidak lagi bergantung pada pembayaran biaya pendidikan dari orang tua siswa yang sebelumnya kerap terlambat.
“Kedua, memang pihak sekolah kan gak lagi menunggu-nunggu dana dari orang tua. Biasanya kan kita akhirnya tertunggak, biasanya ijazah jadi belum terbayarkan,” kata Dona.
Ia menambahkan, program itu juga berdampak pada kesejahteraan guru. Menurut Dona, honor guru di sekolahnya meningkat signifikan setelah program berjalan.
“Ya, karena sebelumnya kita memang honornya kecil. Saya aja kepala sekolah honornya Rp1,2 juta. Nah, dengan sekolah swasta gratis, alhamdulillah banget, saya baru ngerasain duit UMR,” paparnya.
Selain untuk operasional dan kesejahteraan guru, dana program sekolah swasta gratis digunakan untuk membenahi sarana dan prasarana sekolah. Dona menyebut sekolahnya kini dapat memperbaiki fasilitas yang sebelumnya tertunda.
“Jadi meningkat. Saya jadi punya CCTV baru, saya punya monitor baru, kelas sudah ada karpetnya. Plafon kelas tadinya juga jebol, akhirnya bisa direnov,” ujarnya.
Ringankan Orang Tua dan Sekolah
.png)
9 hours ago
7

















































