APBD Kepri 2027 Diproyeksikan Rp3,510 Triliun, Fokus Infrastruktur dan Kesejahteraan

3 hours ago 3

REPUBLIKA.CO.ID, TANJUNGPINANG, – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad mengumumkan proyeksi APBD tahun anggaran 2027 mencapai Rp3,510 triliun. Pengumuman ini disampaikan dalam rapat paripurna pengajuan Rancangan KUA-PPAS APBD Kepri 2027 di Kantor DPRD setempat, Selasa. Pendapatan daerah pada tahun yang sama diperkirakan sebesar Rp3,480 triliun.

Adapun pembiayaan daerah secara netto diperkirakan mencapai Rp18,27 miliar. Angka ini merupakan selisih antara penerimaan pembiayaan sebesar Rp149 miliar dengan pengeluaran pembiayaan sebesar Rp131 miliar. "Penerimaan pembiayaan bersumber dari penyaluran tahap kedua pinjaman daerah dari Bank Jabar Banten (BJB)," kata Ansar.

Alokasi untuk Proyek Strategis

Menurut Ansar, penerimaan pembiayaan daerah tahun 2027 sebesar Rp149 miliar akan digunakan untuk mendukung sejumlah proyek tahun jamak (multiyears). Proyek-proyek tersebut di antaranya pembangunan Poliklinik Rawat Jalan RSUD Raja Ahmad Tabib serta Museum dan Monumen Bahasa Nasional di Pulau Penyengat.

Sementara itu, pengeluaran pembiayaan sebesar Rp131 miliar meliputi penyertaan modal daerah kepada Bank Riau Kepri Syariah (BRKS) sebesar Rp20 miliar. Sisanya, sebesar Rp111,12 miliar, dialokasikan untuk pembayaran cicilan pokok utang yang jatuh tempo.

Pedoman Pembangunan Berkelanjutan

Gubernur Ansar menjelaskan bahwa penyusunan KUA-PPAS APBD Kepri Tahun 2027 merupakan tahapan strategis yang mengacu pada Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027. Dokumen ini juga diselaraskan dengan arah kebijakan pembangunan nasional serta prioritas pembangunan daerah.

Penyusunan APBD tahun 2027 diarahkan untuk menjaga kesinambungan pembangunan daerah melalui penguatan pertumbuhan ekonomi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan pemerataan pembangunan wilayah. Fokus lainnya adalah penguatan infrastruktur serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

"Dokumen KUA-PPAS ini menjadi pedoman bersama dalam menyusun APBD 2027 agar setiap program dan kegiatan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan di Kepri," ujar Ansar.

Komitmen Anggaran Tepat Sasaran

Pemerintah Provinsi Kepri terus berkomitmen mengelola keuangan daerah secara efektif, efisien, transparan, dan akuntabel. Melalui perencanaan anggaran yang tepat sasaran, pemerintah optimistis berbagai program prioritas dapat berjalan optimal untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Kebijakan anggaran tahun 2027 diarahkan untuk mendukung peningkatan pelayanan dasar kepada masyarakat. Hal ini mencakup penguatan sektor pendidikan dan kesehatan, pengembangan ekonomi maritim, peningkatan daya saing investasi, pengembangan UMKM, ketahanan pangan, pengentasan kemiskinan, serta percepatan pembangunan infrastruktur yang merata di seluruh wilayah Kepri.

"Setiap rupiah yang dialokasikan dalam APBD harus mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah," tegas dia.

Gubernur Ansar berharap pembahasan KUA-PPAS APBD 2027 dapat berlangsung secara konstruktif antara pemerintah provinsi dan DPRD. Ia optimistis APBD 2027 mampu menjadi instrumen pembangunan yang efektif dalam mewujudkan Kepri yang semakin maju, sejahtera, dan berdaya saing.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |