PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) memastikan pemadaman listrik secara bergiliran yang berdampak pada rumah tangga hingga bisnis telah berakhir.
![]()
PLN memastikan pemadaman listrik secara bergiliran yang berdampak pada rumah tangga hingga bisnis telah berakhir. (Foto: iNews Media/Iqbal Dwi Purnama)
IDXChannel - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN memastikan pemadaman listrik secara bergiliran yang berdampak pada rumah tangga hingga bisnis telah berakhir. Sistem kelistrikan nasional saat ini semakin andal setelah pasokan batu bara ke pembangkit listrik telah terpenuhi.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo mengungkapkan, pemadaman bergilir yang terjadi di Pulau Jawa sudah berakhir sejak 21 Juni 2026. Dia menyebut, pasokan batu bara, terutama kalori menengah-tinggi ke pembangkit listrik PLN telah kembali normal.
Pada Juli 2026, kata dia, PLN memperoleh pasokan batu bara tambahan sebanyak 1,8 juta ton. Sementara untuk kebutuhan Agustus-Desember 2026, bakal ada pasokan batu bara tambahan lagi sekitar 3 juta ton.
"Kami melaporkan, ini atas dukungan Bapak Menteri ESDM, dan juga Dirjen Ketenagalistrikan, dan juga Dirjen Minerba, kondisi sistem kelistrikan Jawa, terutama di Jawa ini sudah tidak ada lagi pemadaman bergilir sejak tanggal 21 Juni 2026," ujarnya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi XII DPR RI, Kamis (2/7/2026).
Darmawan menyebutkan bahwa tambahan pasokan batu bara membuat sistem ketenagalistrikan yang ada di pulau Jawa semakin andal. Dia memperkirakan, hingga akhir tahun, akan ada penambahan kapasitas pasok daya sebesar 5 gigawatt (GW).
.png)
7 hours ago
5
















































