Investor Australia Tertarik Masuk Bisnis Hilirisasi Nikel di Indonesia

8 hours ago 6

BKPM mengungkapkan, Pure Battery Technologies (PBT) berencana membangun fasilitas precursor Cathode Active Material (pCAM) di Indonesia.

 Ist)

BKPM mengungkapkan, Pure Battery Technologies (PBT) berencana membangun fasilitas precursor Cathode Active Material (pCAM) di Indonesia. (Foto: Ist)

IDXChannel - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengungkapkan, perusahaan teknologi pemrosesan material baterai, Pure Battery Technologies (PBT) berencana membangun fasilitas precursor Cathode Active Material (pCAM) di Indonesia. Dengan demikian, perusahaan asal Australia tersebut berpotensi masuk dalam ekosistem hilirisasi nikel nasional.

Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM, Todotua Pasaribu menilai, Indonesia sudah memiliki fasilitas High Pressure Acid Leach (HPAL), sehingga dalam waktu dekat akan memiliki manufaktur sel baterai. 

"Mata rantai yang tersisa adalah pCAM dan katoda. Di sinilah investasi seperti Pure Battery Technologies menjadi krusial untuk melengkapi ekosistem baterai yang terintegrasi penuh," katanya dalam keterangan resmi, Kamis (2/7/2026).

Todatua menyambut baik rencana PBT masuk dalam ekosistem hilirisasi nasional. Apalagi, kedua negara memiliki kerangka Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA) yang diharapkan memperkuat hubungan, termasuk di sektor investasi.

Dia menekankan bahwa hilirisasi merupakan inti transformasi ekonomi Indonesia. Pemerintah telah mengidentifikasi 28 komoditas strategis dengan potensi investasi mencapai USD618 miliar hingga tahun 2040. 

Halaman : 1 2

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |