Permudah Akses Investasi Syariah, BEI Luncurkan IDX Mobile Sharia

2 hours ago 1

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) meluncurkan IDX Mobile Sharia pada Senin (9/3/2026) sebagai langkah untuk mempermudah masyarakat dalam mengakses informasi dan edukasi investasi syariah. Dengan kehadiran IDX Mobile Sharia, diharapkan pasar modal syariah akan semakin tumbuh dan berkembang.

“Hari ini dalam rangkaian 15 tahun bangkitnya pasar modal syariah di Indonesia, kami meluncurkan mode syariah pada aplikasi IDX Mobile. Dengan fitur ini tentu kami harapkan akan memberikan kemudahan lebih kepada masyarakat yang ingin belajar terkait pasar modal syariah,” kata Penjabat Sementara (Pjs) Direktur Utama PT BEI Jeffrey Hendrik dalam acara pengenalan IDX Mobile Sharia bertema Empowering Sharia Investment Journey with IDX Mobile Sharia di Gedung BEI, Jakarta, Senin (9/3/2026).

Jeffrey menjelaskan IDX Mobile Sharia pada dasarnya merupakan inisiatif penggabungan IDX Mobile dengan pengembangan online trading syariah. Ia menyebut, dari sekian banyak inovasi yang dilakukan BEI, ada dua hal yang menonjol.

“Pertama adalah IDX Mobile. Tidak banyak bursa di dunia yang mengembangkan aplikasi informasi pasar yang dibagikan secara gratis kepada publik untuk bisa belajar dan berlatih melalui virtual trading guna mempelajari pasar modal,” tuturnya.

Sejak diluncurkan pada Juli 2023 lalu, hingga saat ini BEI mencatat lebih dari 510 ribu masyarakat menggunakan aplikasi IDX Mobile. Dengan demikian, dari jutaan investor di pasar modal Indonesia, sekitar setengah juta mempelajari pasar modal melalui IDX Mobile.

“Yang kedua, pasar modal Indonesia mungkin jika tidak bisa dikatakan satu-satunya, tetapi merupakan yang pertama di dunia yang mengembangkan online trading syariah,” ungkapnya.

Jeffrey menyebut inovasi tersebut telah diakui secara internasional. Menurut catatannya, BEI telah lima kali mendapatkan penghargaan dari The Global Islamic Finance Award atas inovasi tersebut.

“Di sisi lain, pasar modal syariah kita juga tumbuh sangat baik. Data empat hingga lima tahun terakhir menunjukkan dari sisi jumlah saham yang masuk ke dalam kelompok saham syariah, saat ini ada 672 saham atau sekitar 70 persen dari 956 saham yang masuk kategori saham syariah. Dari sisi kapitalisasi pasar, 56 persen merupakan kapitalisasi saham syariah. Jumlah investor syariah juga tumbuh dalam empat atau lima tahun terakhir dari sekitar 85 ribu menjadi mendekati 220 ribu,” ungkapnya.

Dengan potensi yang besar tersebut, BEI pun berinisiatif menghadirkan mode syariah dalam aplikasi IDX Mobile. Masyarakat hanya perlu mengunduh aplikasi IDX Mobile di telepon genggamnya, lalu mengaktifkan mode syariah.

“Di dalam fitur ini nanti akan ada informasi terkait saham syariah. Pengguna juga dapat melakukan simulasi transaksi saham syariah serta memperoleh pemahaman mengenai fatwa dan regulasi. Dengan demikian tentu kami harapkan pertumbuhan pasar modal syariah akan lebih cepat lagi,” kata Jeffrey.

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |