Perajin menjemur besek bambu sebelum dijual di Kota Malang, Jawa Timur, Selasa (26/5/2026). Menurut perajin, momentum Idul Adha mendorong permintaan besek bambu sebagai alternatif wadah daging hewan kurban yang ramah lingkungan untuk pengganti kantong plastik tersebut meningkat hingga lima kali lipat dibanding hari biasa, dari sekitar dua ratus buah menjadi seribu buah per hari dengan harga jual Rp3 ribu hingga Rp10 ribu per buah tergantung ukuran. (FOTO : ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto)
Perajin membuat kerajinan besek bambu di Bero, Trucuk, Klaten, Jawa Tengah, Jumat (15/5/2026). Menurut perajin, permintaan kerajinan besek atau wadah yang terbuat dari bahan bambu tersebut mengalami peningkatan dari 200 pasang menjadi 700 pasang per hari untuk memenuhi kebutuhan Idul Adha sebagai tempat daging kurban pengganti plastik. (FOTO : ANTARA FOTO/Alosysius Jarot Nugroho)
Perajin melakukan proses pembakaran pada besek bambu sebelum dijual di Kota Malang, Jawa Timur, Selasa (26/5/2026). Menurut perajin, momentum Idul Adha mendorong permintaan besek bambu sebagai alternatif wadah daging hewan kurban yang ramah lingkungan untuk pengganti kantong plastik tersebut meningkat hingga lima kali lipat dibanding hari biasa, dari sekitar dua ratus buah menjadi seribu buah per hari dengan harga jual Rp3 ribu hingga Rp10 ribu per buah tergantung ukuran. (FOTO : ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto)
REPUBLIKA.CO.ID, MALANG -- Perajin menjemur besek bambu sebelum dijual di Kota Malang, Jawa Timur, Selasa (26/5/2026).
Menurut perajin, momentum Idul Adha mendorong permintaan besek bambu sebagai alternatif wadah daging hewan kurban yang ramah lingkungan untuk pengganti kantong plastik tersebut meningkat hingga lima kali lipat dibanding hari biasa, dari sekitar dua ratus buah menjadi seribu buah per hari dengan harga jual Rp3 ribu hingga Rp10 ribu per buah tergantung ukuran.
sumber : Antara Foto
.png)
2 hours ago
2
















































