Pemerintah telah menyiapkan anggaran Rp1,2 triliun untuk penyaluran Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dalam penanggulangan bencana alam sepanjang 2026.
![]()
Pemerintah Gelontorkan 6,8 Ribu Ton Beras ke Lokasi Bencana NTT
IDXChannel - Pemerintah menggelontorkan 6,8 ribu ton beras untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan tersebut berasal dari gabungan program bantuan bencana dan bantuan pangan beras reguler.
Sekretaris Utama Badan Pangan Nasional (Bapanas), Sarwo Edhy mengatakan pemerintah telah menyiapkan anggaran Rp1,2 triliun untuk penyaluran Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dalam penanggulangan bencana alam sepanjang 2026.
Selain itu, pemerintah mengalokasikan anggaran Rp17,5 triliun untuk program bantuan pangan beras tahap kedua periode Juli, Agustus, dan September 2026.
"Jadi sudah ada anggarannya di 2026. Khusus untuk bantuan bencana alam NTT itu yang terdampak 5 kabupaten. Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Sika, dan Nagekeo. Kemudian jumlah semuanya itu ada 6,8 ribu ton. Kalau dikalikan Rp14.000 per kilogram, ketemu sekitar Rp95,2 miliar," kata Edhy, Minggu (23/8/2026).
Lebih lanjut dia mengatakan, per 19 Agustus 2026, Bapanas telah menetapkan total bantuan beras untuk lima kabupaten di NTT sebesar 6,8 ribu ton. Dari jumlah itu, sebanyak 990,3 ton merupakan bantuan khusus bencana, sedangkan 5,81 ribu ton berasal dari program bantuan pangan beras reguler.
Secara rinci, Kabupaten Manggarai mendapat alokasi 81,63 ton bantuan bencana dan 1,79 ribu ton bantuan pangan reguler. Manggarai Timur memperoleh 153,78 ton bantuan bencana dan 1,66 ribu ton bantuan pangan reguler.
.png)
14 hours ago
5















































