BNPB Perkuat OMC dan Armada Pemadaman untuk Kendalikan Karhutla di Kalimantan

15 hours ago 6

Penguatan dilakukan melalui pelaksanaan kembali , penambahan armada udara, serta penguatan personel dan sarana pemadaman di darat.

BNPB Perkuat OMC dan Armada Pemadaman untuk Kendalikan Karhutla di Kalimantan

BNPB Perkuat OMC dan Armada Pemadaman untuk Kendalikan Karhutla di Kalimantan

IDXChannel - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) perkuat Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dan armada pemadam untuk mengendalikan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan.

Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto mengatakan, pihaknya terus memperkuat upaya penanganan karhutla di wilayah Kalimantan, menyusul peningkatan titik panas dan sebaran asap dalam sepekan terakhir.

Penguatan dilakukan melalui pelaksanaan kembali , penambahan armada udara, serta penguatan personel dan sarana pemadaman di darat.

"OMC menjadi salah satu prioritas kita. Hari ini sudah bisa kembali dilaksanakan secara intensif berdasarkan kondisi awan yang tersedia. Kita berharap hujan dapat segera turun di wilayah-wilayah yang membutuhkan sehingga membantu proses pemadaman di lapangan," kata Suharyanto melalui keterangannya, Minggu (23/8/2026).

Dia menambahkan, peningkatan aktivitas Karhutla terutama terpantau di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh minimnya curah hujan alami yang terjadi selama hampir sepekan terakhir sehingga memperbesar potensi kebakaran dan memperpanjang keberadaan asap di sejumlah wilayah.

"Kondisi Karhutla di Kalimantan memiliki karakteristik yang berbeda karena banyak terjadi di lahan gambut. Permukaan lahan yang terlihat sudah padam belum tentu bara di bawahnya benar-benar mati," katanya.

"Karena itu, hujan dengan intensitas yang cukup menjadi salah satu faktor penting untuk membantu membasahi kembali lahan gambut dan memadamkan bara yang masih tersimpan," lanjutnya

Maka itu, kata dia, BNPB melaksanakan operasi modifikasi cuaca (OMC) sebagai salah satu prioritas penanganan. Berdasarkan evaluasi teknis dan ketersediaan awan yang dilakukan bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) per Minggu (23/8/2026), penyemaian awan menggunakan garam dapat kembali dilaksanakan secara intensif di wilayah Kalimantan.

Halaman : 1 2

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |