REPUBLIKA.CO.ID,PEKALONGAN – Abdul Khalim Fadlun (54 tahun), pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Padang Ati di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, diduga telah melakukan kekerasan seksual terhadap sejumlah santriwati di ponpesnya sejak 2008. Hal itu diungkap Ahmad Fauzi, kuasa hukum enam santriwati terduga korban kekerasan seksual oleh Abdul.
Fauzi mengatakan, keenam terduga korban yang kini didampinginya berusia antara 17-33 tahun. Mereka semua merupakan mantan santriwati di Ponpes Padang Ati. Menurut keterangan yang dihimpun Fauzi, Abdul telah melakukan kekerasan seksual kepada para kliennya sejak 2008.
“Rentang waktu kejadiannya itu 2008 sampai 2025. Jadi cukup lama. Dan yang enam orang itu kan mantan santri semua,” kata Fauzi ketika dihubungi, Kamis (28/5/2026).
Dia mengungkapkan, Abdul telah melakukan kekerasan seksual secara verbal dan fisik. “Untuk modusnya banyak. Pertama, ada yang disuruh mijitin, kemudian dirayu-rayu,” ujarnya.
Menurut Fauzi, keenam terduga korban yang didampinginya mengaku belum pernah disetubuhi oleh Abdul. “Tapi mereka diraba-raba, dicium, begitu,” ucapnya.
-
Kamis , 28 May 2026, 19:28 WIB
Panggilan dari Arafah, Kepala BPKH Dorong Santri Mahasina Daftar Haji Sejak Dini
-
-
Kamis , 28 May 2026, 19:00 WIB
Investigasi Aljazeera Bongkar Penjajah Perluas Wilayah di Gaza, Lebanon, dan Suriah: Israel Raya?
-
Kamis , 28 May 2026, 18:54 WIB
Kuasa Hukum Korban Sebut Pengasuh Pesantren di Pekalongan Lecehkan Santriwati Sejak 2008
-
Kamis , 28 May 2026, 18:00 WIB
Pesan dari Arafah
-
Kamis , 28 May 2026, 17:49 WIB
Apakah Roh Melihat Jasadnya Dikuburkan?
-
.png)
4 hours ago
3

















































