REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI -- Warga Perumahan Mega Regency Kabupaten Bekasi, digemparkan dengan penemuan mayat seorang pria di dalam mesin pembeku (freezer) sebuah kios ayam geprek, Sabtu (28/3). Korban diketahui bernama Pak Bedul (45), seorang pekerja lepas di kios tersebut.
Pemilik usaha, AL, mengungkapkan penemuan ini bermula saat dirinya hendak mengecek kondisi kios yang sedang ditinggal mudik oleh para karyawannya. Melalui celah pintu, AL melihat sesuatu yang mencurigakan di dalam freezer.
"Pas saya cek dan intip dari celah, saya lihat ada yang mencurigakan. Waktu freezer dibuka, ternyata korban sudah terbungkus kain dan plastik di dalamnya," ujar AL, Ahad (29/3).
Selain penemuan jasad, AL juga melaporkan hilangnya dua sepeda motor operasional toko yang biasa digunakan oleh korban dan karyawan lainnya. Hingga saat ini, dua karyawan tetap toko tersebut tidak dapat dihubungi.
"Karyawan saya ada dua, laki-laki usia 28 tahun dan 24 tahun, tapi motor tidak di kios itu. Saya tidak tahu di mana, karyawan juga tidak bisa ditelepon, di chat WhatsApp juga ceklis satu," tambahnya. AL menegaskan dirinya tidak ingin berspekulasi mengenai keterkaitan hilangnya motor dengan kematian pegawainya dan menyerahkan sepenuhnya penyelidikan kepada pihak kepolisian.
Tim Identifikasi Ditreskrimum Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Bekasi telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk menyelidiki penyebab pasti kematian korban.
Kesaksian Bos
Pemilik kios usaha ayam geprek di Perumahan Mega Regency, Desa Sukaragam, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (28/3/2026), AL menemukan mayat salah seorang pegawainya dalam freezer. Menurut AL, korban bernama Pak Bedul yang berusia sekitar 45 tahun itu merupakan pekerja lepas di tempat usahanya.
Ia mengatakan penemuan mayat pegawainya tersebut bermula saat dia mendatangi kios untuk memeriksa kondisinya yang ditinggalkan para pegawai mudik Lebaran. Dari celah pintu, AL mengatakan melihat sesuatu yang mencurigakan di dalam freezer. Dia pun terkejut saat mendapati jasad korban sudah terbungkus kain dan plastik di dalam mesin pembeku makanan tersebut.
"Saya datang ke sini karena karyawan pada mudik semua. Pas saya cek dan intip dari celah, saya lihat ada yang mencurigakan. Waktu freezer dibuka, ternyata korban sudah terbungkus kain dan plastik di dalamnya," ujar AL.
Ia mengatakan kemudian memberi tahu warga dan melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian. Petugas Polsek Serang Baru dan Polres Metro Bekasi mendatangi lokasi untuk olah tempat kejadian perkara (TKP).
AL mengungkapkan korban juga merupakan petugas keamanan ruko setempat selain sebagai pekerja lepas pada usaha miliknya. Saat menemukan jasad korban, menurut dia, beberapa barang operasional toko hilang.
"Dua sepeda motor yang biasa digunakan oleh korban dan satu karyawan lain hilang. Itu motor operasional," katanya.
AL mengaku belum dapat memastikan ada atau tidaknya korelasi atas hilangnya dua sepeda motor operasional toko miliknya dengan kejadian penemuan jasad itu. Namun dirinya memastikan pegawainya tidak dapat dihubungi sejak Jumat (27/3/2026).
"Karyawan (tetap) saya ada dua, laki-laki usia 28 tahun dan 24 tahun, tapi motor tidak di kios itu. Saya tidak tahu di mana, karyawan juga tidak bisa ditelepon, di chat whatsapp juga ceklis satu," ujar dia.
AL mengatakan menyerahkan sepenuhnya kasus tersebut kepada pihak kepolisian. "Saya tidak bisa menduga atau menyimpulkan juga ada kaitan atau tidak antara sepeda motor hilang dan penemuan jenazah, saya serahkan ke polisi saja".
sumber : Antara
.png)
3 hours ago
2

















































