Jennifer Lawrence Ungkap Pernah Gagal Casting karena Dianggap Kurang Cantik

3 hours ago 4

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Aktris Jennifer Lawrence akhirnya buka suara mengenai alasan dirinya gagal memerankan karakter Sharon Tate dalam film Once Upon a Time in Hollywood (2019). Menurut dia, kegagalan itu kemungkinan disebabkan oleh penilaian publik yang menganggapnya kurang cantik untuk memerankan sosok tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Lawrence dalam episode terbaru podcast "Happy Sad Confused" yang dipandu Josh Horowitz. Dalam podcast tersebut, Lawrence mengatakan sutradara Quentin Tarantino pernah mempertimbangkan dirinya untuk berakting di Once Upon a Time in Hollywood. Namun menurut dia, reaksi negatif di internet berkontribusi terhadap kegagalannya mendapatkan peran yang akhirnya dimainkan Margot Robbie.

"Dia (Tarantino) memang sempat mempertimbangkan aku, tapi semua orang berkata aku tidak cukup cantik untuk memerankan Sharon Tate," kata Lawrence seperti dilansir laman Hollywood Reporter, Ahad (18/1/2026).

"Aku cukup yakin itu memang terjadi. Atau bisa jadi aku sudah terlalu lama menceritakan kisah ini sampai aku mempercayainya sendiri. Bisa juga sebenarnya dia tidak pernah mempertimbangkanku, dan internet saja yang berinisiatif menyebutku jelek," ujar Lawrence.

Percakapan tersebut direkam secara langsung di hadapan penonton di 92NY pada 7 Januari. Dalam kesempatan yang sama, Lawrence juga mengungkap bahwa ia pernah menolak peran dalam film Tarantino lainnya, The Hateful Eight. Karakter yang akhirnya diperankan Jennifer Jason Leigh dilaporkan awalnya ditulis untuk Lawrence.

"Aku menolaknya, yang seharusnya tidak aku lakukan," ujar Lawrence sambil tertawa.

Komentar soal pemilihan pemeran Sharon Tate juga sebelumnya disampaikan Debra Tate, saudari mendiang Sharon Tate, Dalam wawancara dengan TMZ pada 2017, Debra menyebut Margot Robbie sebagai pilihan terbaik karena kecantikan fisik dan cara ia membawa diri.

Debra Tate secara terbuka menyatakan bahwa menurutnya Jennifer Lawrence tidak cukup cantik untuk memerankan Sharon Tate. "Mereka berdua aktris yang sangat berbakat, tapi pilihanku tetap Margot," kata Debra Tate.

"Karena kecantikan fisiknya dan caranya membawa diri, itu mirip dengan Sharon. Soal Jennifer Lawrence, bukan berarti aku tidak menyukainya, tapi menurutku dia tidak cukup cantik untuk memerankan Sharon. Itu memang terdengar kejam, tapi aku punya standar sendiri," kata Debra Tate.

Sementara itu, Quentin Tarantino pada 2021 mengonfirmasi bahwa ia memang mempertimbangkan Jennifer Lawrence untuk Once Upon a Time in Hollywood namun bukan untuk peran Sharon Tate. la mengatakan sempat mempertimbangkan Lawrence sebagai Squeaky Fromme, peran yang akhirnya dimainkan Dakota Fanning. Tarantino menambahkan bahwa Lawrence sempat datang ke rumahnya untuk membaca naskah dan berdiskusi, namun akhirnya rencana tersebut tidak berlanjut.

"Dia orang yang sangat baik. Dan aku sangat menghormatinya sebagai seorang aktris," kata Tarantino.

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |