Investasi 251 Juta Dolar AS, Sailun Bangun Pabrik dan Jadikan Indonesia Hub Manufaktur Ban

2 hours ago 1

REPUBLIKA.CO.ID, DEMAK -- Sailun Group meresmikan operasional fasilitas manufaktur terbarunya di Indonesia sebagai bagian dari strategi memperkuat industri otomotif nasional dan mendorong ekspor ban ke pasar regional. Kehadiran pabrik ini diposisikan sebagai basis produksi yang terintegrasi, tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan domestik, tetapi juga menopang rantai pasok otomotif Asia Pasifik.

Direktur Sales & Marketing PT Sailun Tire Indonesia Eko Supriyatin menjelaskan, beroperasinya fasilitas manufaktur di Indonesia menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem produk dan layanan yang lebih dekat dengan pasar. Menurut dia, pendekatan ini memungkinkan Sailun menghadirkan produk yang lebih responsif terhadap kebutuhan industri otomotif nasional sekaligus pasar ekspor.

“Dengan beroperasinya basis manufaktur Sailun di Indonesia, kami membangun ekosistem produk dan layanan yang lengkap, mulai dari PCR, TBR, OTR, hingga TUBE dan FLAP, yang berakar pada semangat Made in Indonesia,” ujar Eko.

Ia menambahkan, langkah tersebut tidak semata memperluas kapasitas produksi, tetapi juga meningkatkan kemampuan perusahaan dalam menyediakan produk dan layanan yang lebih terintegrasi bagi mitra industri otomotif.

Peresmian pabrik Sailun yang digelar pada Ahad (18/1/2026), di Demak, Jawa Tengah, dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Demak Akhmad Sugiharto, Sekretaris Direktorat Jenderal Industri Kimia, Farmasi, dan Tekstil Kementerian Perindustrian Sri Bimo Pratomo, serta jajaran direksi Sailun Group. Hadir pula President of Sailun Group Xie Xiao Hong, General Manager Asia Region & PT Sailun Tire Indonesia Cao Guo Qiang, dan General Manager PT Sailun Manufacturing Indonesia Wang Dian Ying.

Didirikan pada 2002, Sailun Group saat ini menempati peringkat ke-10 produsen ban terbesar dunia berdasarkan laporan Tire Press 2024 dan berada di posisi ke-11 merek ban paling bernilai global menurut Brand Finance 2023. Perusahaan ini beroperasi di lebih dari 180 negara dengan dukungan sembilan fasilitas manufaktur serta empat pusat riset dan pengembangan di Asia, Eropa, dan Amerika Utara.

Pertumbuhan Sailun tercermin dari peningkatan penjualan global yang signifikan, dari 296 juta dolar AS pada 2008 menjadi sekitar 3 miliar dolar AS pada 2022. Saat ini, Sailun memiliki lebih dari 1.500 varian produk ban yang mencakup segmen kendaraan penumpang, kendaraan niaga, hingga aplikasi khusus seperti pertambangan, kehutanan, dan pertanian.

Komitmen jangka panjang Sailun di Indonesia diwujudkan melalui pembangunan fasilitas manufaktur di Demak yang dikelola PT Sailun Manufacturing Indonesia, anak usaha Sailun International Holding. Pabrik ini dibangun dengan nilai investasi sekitar 251,44 juta dolar AS dan akan memproduksi ban radial untuk kendaraan penumpang (PCR), bus dan truk (TBR), serta alat berat (OTR).

Pada tahap awal, fasilitas tersebut ditargetkan memiliki kapasitas produksi tahunan hingga 3,6 juta unit ban PCR, 600 ribu unit ban TBR, serta 37.000 ton ban OTR. Selain memenuhi kebutuhan pasar domestik, pabrik ini dirancang sebagai basis ekspor untuk mendukung penguatan rantai pasok otomotif regional.

Tak hanya sebagai pusat produksi, Sailun Indonesia juga dikembangkan sebagai hub distribusi dan layanan purna jual nasional. Melalui PT Sailun Tire Indonesia dan dukungan mitra lokal, perusahaan membangun sistem distribusi guna memastikan ketersediaan produk, kecepatan pengiriman, serta layanan purna jual yang kompetitif bagi pasar domestik dan ekspor.

Momentum peresmian ini dirangkaikan dengan agenda Smart Manufacturing Shared Success – Sailun Group Partners Conference yang menjadi forum kolaborasi strategis untuk memperkuat ekspansi Sailun di Asia Tenggara sekaligus menandai dimulainya operasional penuh manufaktur Sailun di Indonesia.

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |