REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Mantan Gubernur Sumatera Selatan dua periode 2008-2018 Alex Noerdin meninggal dunia di Rumah Sakit Siloam Semanggi, Jakarta, Rabu (25/2/2026) pukul 13.30 WIB.Alex Noerdin dikenal sebagai gubernur yang berpengaruh dalam pembangunan dan promosi daerah di tingkat nasional maupun internasional.
Kabar wafatnya mantan orang nomor satu di Sumsel tersebut dengan cepat menyebar di sejumlah Grup WhatsApp Selama menjabat, Alex Noerdin turut mendorong berbagai proyek infrastruktur dan pengembangan olahraga di Sumatera Selatan.
Salah satu pencapaian yang paling diingat adalah peran aktifnya dalam menyukseskan penyelenggaraan ajang olahraga berskala internasional yang mengangkat nama Palembang di mata dunia yakni SEA Games 2011 dan Asian Games 2018.
Antara mengabarkan, sebelum meninggal dunia, Alex Noerdin dikabarkan sempat menjalani perawatan medis secara intensif. Kondisi kesehatannya menurun dalam beberapa hari terakhir hingga akhirnya dirujuk untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut di Jakarta.
"Program yang kita ingat saat beliau menjabat yakni sekolah dan berobat gratis bagi masyarakat," kata Iqbal Ramadhan (27) seorang warga Palembang.
Sementara, Rama Sutra (24) warga Palembang lainnya mendoakan semoga Alex Noerdin, husnul-khatimah, serta diampunkan segala kesalahannya.
Lahir di Palembang pada 9 September 1950, Alex Noerdin tumbuh dalam lingkungan yang lekat dengan tradisi dan semangat pengabdian. Ia meniti pendidikan kedokteran gigi sebelum akhirnya lebih dikenal publik sebagai birokrat dan politisi. Kariernya di pemerintahan dimulai dari jabatan Bupati Musi Banyuasin selama dua periode (2001–2008). Di masa inilah namanya mulai diperhitungkan, terutama karena pendekatannya yang progresif dalam mengelola potensi daerah.
Pada 2008, ia terpilih sebagai Gubernur Sumatra Selatan dan kembali dipercaya untuk periode kedua pada 2013–2018. Selama satu dekade memimpin, Alex Noerdin identik dengan pembangunan infrastruktur berskala besar. Salah satu proyek paling monumental adalah penyelenggaraan Asian Games 2018 di Palembang, yang turut menghadirkan Light Rail Transit (LRT) pertama di Indonesia di luar Jakarta. Proyek itu menjadi simbol transformasi wajah Palembang sebagai kota olahraga dan destinasi internasional.
Di bawah kepemimpinannya, Sumatra Selatan juga menjadi tuan rumah berbagai ajang olahraga internasional. Ia mendorong percepatan pembangunan kawasan olahraga Jakabaring serta infrastruktur penunjang lainnya. Langkah ini menuai apresiasi karena dinilai mampu mengangkat citra daerah dan mempercepat konektivitas.
Namun perjalanan karier Alex Noerdin tak sepenuhnya mulus. Di penghujung kiprahnya, ia menghadapi proses hukum terkait sejumlah proyek. Perkara tersebut menjadi bagian dari dinamika panjang yang turut membentuk persepsi publik atas sosoknya. Meski demikian, banyak kalangan tetap mengenang kontribusinya dalam membangun infrastruktur dan mempromosikan Sumatra Selatan di kancah nasional maupun internasional.
Selain menjabat sebagai gubernur, Alex Noerdin juga pernah duduk di kursi legislatif sebagai anggota DPR RI. Perannya di tingkat pusat memperlihatkan konsistensinya dalam dunia politik, khususnya dalam isu-isu pembangunan daerah dan energi.
Kepergian Alex Noerdin memunculkan beragam ungkapan duka dari tokoh politik, pejabat daerah, hingga masyarakat Sumatra Selatan. Mereka mengenang sosoknya sebagai pemimpin yang berani mengambil keputusan besar dan memiliki visi menjadikan daerahnya lebih maju.
sumber : Antara
.png)
2 hours ago
1















































