Pelatih Arsenal Mikel Arteta.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Pelatih Arsenal Mikel Arteta mengaku terkejut melihat nilai transfer pemain yang melonjak drastis pada bursa musim panas 2026. Empat pemain bahkan telah berpindah klub dengan nilai mencapai atau menembus 100 juta poundsterling (Rp 2,4 triliun), padahal jendela transfer masih menyisakan 18 hari.
Transfer termahal sejauh ini menjadi milik Yan Diomande yang meninggalkan Red Bull Leipzig menuju Real Madrid dengan nilai 120 juta poundsterling. Di bawahnya terdapat Morgan Rogers yang diboyong Chelsea dari Aston Villa dengan mahar 117 juta poundsterling.
Sementara itu, Manchester City mengeluarkan 116 juta poundsterling untuk mendatangkan Elliot Anderson dari Nottingham Forest. Tottenham Hotspur juga menggelontorkan 100 juta poundsterling untuk merekrut Sandro Tonali dari Newcastle United. Deretan transfer tersebut membuat Arteta tak menyangka pasar bergerak begitu agresif.
"Ya, benar. Sejujurnya, saya tidak akan menduga hal itu akan terjadi. Namun, begitulah kondisi pasarnya," kata Arteta pada Jumat (14/8/2026), dikutip dari ESPN.
Menurut dia, harga seorang pemain pada akhirnya ditentukan oleh kesediaan klub membeli dan menjual pada angka tertentu. Arteta menilai transaksi dengan nilai fantastis tersebut tetap merupakan bagian wajar dari dinamika sepak bola.
"Nilai seorang pemain ditentukan oleh seberapa besar orang bersedia membayar untuknya. Mereka telah melakukannya, jadi itulah nilainya," ujar dia.
Di sisi lain, Arsenal masih berupaya memperkuat skuad, termasuk dengan kemungkinan mendatangkan Ezri Konsa dari Aston Villa atau Jarell Quansah dari Bayer Leverkusen.
Arsenal selanjutnya akan menghadapi Manchester City dalam laga Community Shield, Ahad (16/8/2026). Arteta membuka peluang memainkan Bukayo Saka, Declan Rice, dan Martin Zubimendi apabila ketiganya menunjukkan respons positif dalam latihan setelah terlambat bergabung akibat Piala Dunia.
Laga tersebut sekaligus menjadi pertandingan pertama Manchester City tanpa Pep Guardiola setelah pelatih asal Spanyol itu meninggalkan jabatannya seusai satu dekade memimpin klub. Arteta yang pernah menjadi asisten Guardiola selama tiga tahun di City memberikan penghormatan tinggi kepada mantan mentornya tersebut.
"Bagi saya, dia adalah pelatih terbaik dalam sejarah sepak bola karena berbagai alasan. Dia telah membuktikannya di berbagai negara dengan cara yang berbeda-beda, tapi selalu dengan pendekatan yang berkelanjutan dan konsisten," kata Arteta.
.png)
2 hours ago
1

















































