Jika tidak diatur dengan bijak, konsumsi takjil justru bisa berdampak kurang baik bagi kesehatan.
![]()
5 Tips Berbuka dengan Sehat, Agar Santap Takjil Minim Risiko Kesehatan. (Foto: MNC Media)
IDXChannel—Berpuasa selama sebulan penuh saat Ramadan mestinya menghasilkan dampak fisik berupa penurunan berat badan. Namun, yang terjadi biasanya justru sebaliknya: banyak orang mengalami kenaikan berat badan.
Padahal saat puasa mestinya porsi makan berkurang, setidaknya sepertiga dari total makanan yang dikonsumsi di hari normal. Namun, orang-orang justru makan lebih banyak tanpa sadar. Apalagi, menu makanannya pun lebih manis dan berlemak.
Ditambah lagi, saat puasa, pasar takjil musiman akan ramai pengunjung. Orang-orang mulai berburu makanan ringan untuk berbuka, sekaligus camilan usai buka puasa. Fenomena berebut takjil ini bahkan menjadi tradisi dari tahun ke tahun.
Menikmati takjil untuk berbuka memang tidak salah. Namun, lagi-lagi, konsumsi berlebih dapat berujung pada peningkatan berat badan, gula darah, dan kolesterol. Apalagi setelah berpuasa seharian, orang cenderung lapar mata usai berbuka.
Maka tidak mengherankan jika banyak orang justru mengalami kenaikan berat badan. Rupanya, jika tidak diatur dengan bijak, konsumsi takjil justru bisa berdampak kurang baik bagi kesehatan.
5 Tips Berbuka dengan Sehat, Agar Puasa Tidak Malah Naik Berat Badan
Melansir Alodokter dan sumber lainnya (24/2/2026), berikut ini 5 tips berbuka dengan sehat dan menikmati takjil agar tubuh tetap bugar selama Ramadan.
1. Awali dengan Porsi Kecil
Saat berbuka, kondisi perut masih kosong setelah berpuasa seharian. Mulailah dengan porsi kecil agar sistem pencernaan tidak kaget. Cukup air putih dan sedikit makanan manis alami untuk mengembalikan energi.
Tidak perlu meladeni mata yang lapar yang ingin menyantap semua makanan saat maghrib tiba. Latihlah diri untuk mencukupkan berbuka dengan kurma atau buah manis lainnya dalam porsi kecil.
.png)
3 hours ago
3















































