PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk atau BSI (BRIS) menyatakan kesiapannya untuk kembali mengelola dan menyalurkan dana pemerintah ke sektor produktif.
![]()
PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BRIS) siap kembali mengelola dana pemerintah ke sektor produktif. (Foto: iNews Media/Anggie Ariesta)
IDXChannel - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk atau BSI (BRIS) menyatakan kesiapannya untuk kembali mengelola dan menyalurkan dana pemerintah ke sektor produktif.
Hal ini merespons keputusan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang resmi memperpanjang masa penempatan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) di perbankan milik negara hingga September 2026.
Direktur Retail Banking BSI, Kemas Erwan Husainy mengatakan, BSI sangat menyambut baik keputusan pemerintah untuk memperpanjang tenor dana SAL. Pada alokasi sebelumnya di September 2025, BSI menerima dana sebesar Rp10 triliun dari total Rp200 triliun yang dikucurkan pemerintah kepada Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).
“Kalau BSI sih senang-senang aja, karena kan sebulan saja udah habis tadi. Jadi kita (secara) prinsip siaplah kalau memang ada amanah dari pemerintah, BSI prinsip siap,” kata Kemas saat ditemui usai Peluncuran BSI Tabungan Umrah di BSI Tower, Senin (23/2/2026).
Kemas mengungkapkan optimismenya bahwa perpanjangan penempatan dana ini akan menjadi stimulus kuat bagi pertumbuhan pembiayaan BSI. Dengan rekam jejak penyaluran yang cepat, dia yakin likuiditas perbankan akan tetap longgar dan mendukung penetrasi pasar yang lebih luas.
.png)
2 hours ago
1













































