REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026 menunjukkan, tingkat literasi dan inklusi keuangan syariah di Indonesia pada 2026 mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Badan Pusat Statistik (BPS) menyampaikan, SNLIK pada tahun ini cukup berbeda dari tahun sebelumnya karena survei dilakukan hingga ke level provinsi, sehingga lebih menggambarkan kondisinya secara komprehensif.
Diketahui, hasil SNLIK 2026 mencatat, tingkat literasi dan inklusi keuangan nasional sebenarnya meningkat pada tahun ini 2,93 persen basis poin menjadi 69,57 persen dibandingkan SNLIK 2025 sebesar 66,64 persen. Meski meningkat secara nasional, namun tingkat literasi dan inklusi keuangan syariah justru melorot.
Tercatat, hasil SNLIK 2026 menunjukkan, tingkat literasi keuangan syariah mencapai 43,07 persen, terkoreksi 0,35 persen basis poin dibandingkan SNLIK 2025 sebesar 43,42 persen.
Begitu juga dengan hasil indeks inklusi keuangan, secara nasional pada 2026 juga meningkat, yakni naik 0,87 persen basis poin menjadi 93,61 persen dari tahun sebelumnya sebesar 92,74 persen. Namun, tingkat inklusi keuangan syariah pada SNLIK 2026 tercatat sebesar 13,24 persen, turun 0,17 persen dibandingkan tingkat inklusi keuangan syariah pada SNLIK 2025 sebesar 13,41 persen.
Singkatnya, peningkatan indeks literasi dan inklusi keuangan syariah menurut hasil SNLIK 2026 bersumber dari literasi dan inklusi keuangan konvensional.
Menanggapi penurunan tingkat literasi dan inklusi keuangan syariah pada hasil SNLIK 2026, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti menjelaskan tentang adanya kebaruan dalam penyajian data.
“Kita lihat coverage-nya, karena kan mungkin waktu itu kan (SNLIK 2025) levelnya masih nasional, sekarang kan kita sudah lebih komprehensif sampai tingkat provinsi cakupan daerahnya, nanti perlu kita bedah supaya apple to apple,” kata Amalia kepada wartawan usai konferensi pers Hasil SNLIK Tahun 2026 di Gedung BPS, Jakarta, Senin (10/8/2026).
Ia juga menaggapi tentang ketimpangan yang terjadi antara tingkat literasi dan inklusi keuangan syariah, yang kondisinya berbeda dibandingkan dengan tingkat literasi dan inklusi keuangan konvensional.
.png)
2 hours ago
1














































