Dewi Murniati (tengah) menjelaskan kronologi putranya menjadi korban peluru nyasar latihan TNI AL di Gresik.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Seorang siswa SMPN 33 Gresik berusia 14 tahun diduga menjadi korban peluru nyasar latihan TNI AL pada 17 Desember 2026. Namun, keluarga korban mengaku tidak mendapatkan keadilan akibat peristiwa itu.
Ibu korban, Dewi Murniati, mengisahkan peristiwa itu terjadi ketika anaknya tengah bersekolah. Tiba-tiba, seorang guru di sekolah itu menghubungi bahwa anaknya harus dilarikan ke rumah sakit akibat sebuah insiden.
"Anak saya masuk jam 11.00, saya baru datang jam 13.30. Pada saat saya baru datang itu, (ada) dari pihak kesatuan," kata dia saat konferensi pers di Jakarta, Kamis (2/4/2026).
Perwakilan kesatuan yang disebut berstatus perwira itu menyampaikan permintaan maaf. Pasalnya, anaknya disebut menjadi korban peluru nyasar saat digelar latihan oleh Koprs Marinir.
"Beliau menyampaikan, yang pertama adalah permohonan maaf, yang kedua menyampaikan bahwasanya benar pada hari itu dan pada saat kejadian, ada tembak dari Marinir," kata dia.
Menurut Dewi, perwakilan kesatuan itu meminta kasus itu diselesaikan secara kekeluargaan. Tak hanya itu, keluarga juga diminta tidak memberitahukan kasus itu kepada publik. Pihak kesatuan disebut akan bertanggung jawab penuh terhadap dampak peristiwa itu, termasuk penyembuhan korban.
Dewi mengaku menerima permintaan maaf dari kesatuan itu. Namun, ia mengaku ingin fokus terhadap pemulihan anaknya terlebih dahulu sebelum membahas masalah tanggung jawab.
Meski begitu, Dewi menambahkan, terdapat perwakilan kesatuan yang meminta rumah sakit untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi anaknya. Namun, kenyataannya tidak seperti itu.
"Karena anak saya ini terjadwal operasi jam 19.30, yang sekira disampaikan oleh rumah sakit operasi itu akan berjalan kurang lebih dua jam. Saya mengantarnya masuk ke ruang operasi sekitar jam 19.30 malam, lalu 35 sampai 40 menit kemudian saya dipanggil ke ruang operasi," kata dia.
.png)
5 hours ago
1

















































