REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Seleksi Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kementerian Agama (Kemenag) Tahun 2026 memasuki tahapan akhir. Sebanyak lebih dari 4.000 peserta yang lolos Tes Bakat Skolastik (TBS) dijadwalkan mengikuti tes wawancara pada 9-20 Juli 2026 sebagai penentu akhir untuk menjadi penerima beasiswa.
Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Sekretariat Jenderal Kementerian Agama, Ruchman Basori mengatakan, tes wawancara menjadi tahapan yang sangat penting karena akan menentukan peserta yang berhak menyandang status sebagai awardee BIB 2026.
"Seleksi Beasiswa Indonesia Bangkit Kementerian Agama tahun 2026 sudah memasuki tahap akhir. Para calon awardee yang telah dinyatakan lulus Tes Bakat Skolastik kini akan mengikuti tahap yang sangat penting, yakni tes wawancara yang digelar pada 9 sampai 20 Juli 2026," ujar Ruchman kepada Republika.co.id, Rabu (8/7/2026).
Ia pun berpesan kepada seluruh peserta agar memanfaatkan waktu menjelang wawancara dengan mempersiapkan diri sebaik mungkin. Menurut dia, kesiapan akademik maupun mental akan menjadi modal penting dalam menghadapi proses seleksi.
"Gunakan kesempatan ini dengan baik untuk belajar dan terus belajar. Yakinkan kepada para pewawancara bahwa Anda layak dan pantas mendapatkan beasiswa ini," ucap dia.
Selain mempersiapkan diri secara maksimal, Ruchman juga mengingatkan peserta agar mengiringi ikhtiar dengan doa. Ia berharap seluruh peserta diberikan kemudahan dalam menjalani wawancara dan dapat menjadi bagian dari program Beasiswa Indonesia Bangkit.
"Berdoalah kepada Allah SWT agar diberikan kemudahan dalam menjawab seluruh pertanyaan dan lulus menjadi bagian penting dari program Beasiswa Indonesia Bangkit," katanya.
Ruchman menjelaskan, dari sekitar 12.600 pendaftar BIB 2026, sekitar 9.000 peserta mengikuti Tes Bakat Skolastik. Dari jumlah tersebut, lebih dari 4.000 peserta dinyatakan berhak melaju ke tahap wawancara.
"Selamat berjuang dan semoga sukses menjadi awardee BIB, program kolaborasi Kementerian Agama dengan LPDP," ucapnya.
Program Beasiswa Indonesia Bangkit merupakan hasil kolaborasi Kementerian Agama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan. Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang pendidikan agama dan pendidikan keagamaan melalui pembiayaan studi pada jenjang sarjana, magister, dan doktor, baik di dalam maupun luar negeri.
.png)
1 hour ago
3












































