
Puspomau bantah salah beli mi instan jadi penyebab tewasnya Serda Ahmad (Foto: Ari Sandita/Okezone)
JAKARTA - Komandan Pusat Polisi Militer TNI Angkatan Udara (Danpuspomau), Marsda TNI Daan Sulfi, membantah isu yang beredar jika penyebab penganiayaan Serda Ahmad Muzammil Farisa (AMF) hingga tewas karena persoalan salah membeli mi instan.
"Terkait opini di masyarakat mengenai sekarang yang ramai itu masalah disebutkan masalah mi, mi godog dan mi goreng, sama sekali tidak ada korelasinya dengan yang kami sidik saat ini dan tidak ada hubungannya sama sekali," ujarnya, Rabu (16/9/2026).
Menurutnya, dugaan penganiayaan yang berujung tewasnya Serda AMF berawal dari ketersinggungan Serda MTS terhadap juniornya, Serda RP. Lantas, pada Rabu, 9 September 2026, sekira pukul 21.10 WIB, Serda MTS mengumpulkan para juniornya, yakni Serda AMF, Serda ZN, dan Serda RP.
"Kenapa terjadinya itu, sebenarnya si seniornya meminta tolong, dia akan dinas, dinasnya akan tugas ke luar kota, untuk memasukkan data namanya ke pesawat Angkatan Udara. Nah, jadi masalahnya di situ," tuturnya.
Ia menerangkan, Serda MTS lalu memberikan tindakan push-up hingga sit-up kepada para juniornya tersebut hingga akhirnya teman satu angkatan Serda MTS, yakni Serda JM, Serda MAD, dan Serda AH, turut bergabung. Saat itulah, Serda JM atas inisiatifnya memukul korban, Serda AMF, hingga akhirnya korban pun pingsan. Saat dibawa ke rumah sakit dan mendapatkan penanganan medis, korban dinyatakan meninggal dunia.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
.png)
5 hours ago
4
















































