Perempuan PPP menggalang konsolidasi lintas partai.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Di tengah menguatnya pembahasan isu gender dalam rencana perubahan Undang-Undang Pemilu, perempuan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) terus memperkuat peran politiknya melalui konsolidasi lintas partai sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pemilu 2029.
Ketua Umum Wanita Persatuan Pembangunan (WPP) PPP, Arimbi Soeharto Alamsjah, menegaskan bahwa perempuan memiliki posisi strategis dalam memperkuat demokrasi dan membangun sinergi politik antarpartai.
“Alhamdulillah kami menerima silaturahim PP Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) di Kantor DPP PPP hari ini. Langkah positif ini menjadi momentum untuk konsolidasi perempuan politik lintas partai,” ujar Arimbi dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (6/6/2026)
Menurutnya, pertemuan antara PP KPPG dan PP WPP PPP menjadi langkah awal untuk membahas berbagai gagasan konstruktif yang akan diwujudkan melalui kegiatan Sarasehan Perempuan Lintas Partai Politik.
Dia menjelaskan, PP KPPG bersama PP WPP akan membahas secara seksama gagasan konstruktif dalam acara Sarasehan Perempuan Lintas Partai Politik.
"Kami kira gagasan sarasehan perempuan lintas partai ini sangat baik untuk direalisasikan bersama-sama dengan melibatkan tokoh-tokoh perempuan dari beragam latar belakang partai politik,” katanya.
Arimbi menilai forum tersebut dapat menjadi ruang strategis untuk memperkuat peran perempuan dalam kehidupan politik nasional sekaligus membangun komunikasi yang produktif antarorganisasi perempuan partai politik.
Dalam kesempatan itu, dia juga mengajak seluruh kader perempuan PPP untuk memperkuat soliditas organisasi dari tingkat pusat hingga daerah.
“Untuk itu saya mengajak seluruh perempuan PPP untuk merapatkan saf barisannya mulai dari tingkat pusat, wilayah sampai ke tingkat kabupaten/kota. Kita gelorakan soliditas kader dan bersatu padu membangun PPP untuk menghadapi Pemilu 2029 yang akan datang,” tegasnya.
.png)
2 hours ago
1

















































