Pengusaha Angkutan Sebut Penerapan B50 Berpotensi Tingkatkan Biaya Perawatan Mesin

19 hours ago 6

Pelaku usaha angkutan belum siap menghadapi penerapan mandatori B50 karena armada yang ada tidak dirancang menggunakan BBM tersebut.

 iNews Media Group)

Pengusaha Angkutan Sebut Penerapan B50 Berpotensi Tingkatkan Biaya Perawatan Mesin. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Organisasi Angkutan Darat (Organda) sebagai pelaku usaha angkutan belum siap menghadapi penerapan mandatori biodiesel sebesar 50 persen atau B50. Itu lantaran armada yang saat ini beroperasi pada dasarnya tidak dirancang untuk menggunakan bahan bakar tersebut.

Ketua DPP Organda Adrianto Djokosoetono menjelaskan, kalaupun nantinya pemerintah menghentikan penjualan solar, maka konsekuensi yang diterima para pelaku usaha di sektor jasa angkutan barang ialah peningkatan biaya perawatan mesin. 

"Kalau ditanya kesiapan, ya kita tidak siap. Kendaraannya memang tidak disiapkan untuk B50," kata Adrianto usai Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Organda di Jakarta, Selasa (30/6/2026). 

Meski demikian, Adrianto menegaskan pelaku usaha angkutan tidak memiliki banyak pilihan selain menyesuaikan diri apabila kebijakan tersebut tetap diterapkan pemerintah.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal DPP Organda Kurnia Lesani Adnan menambahkan, dari sisi teknis kendaraan, standar mesin yang digunakan saat ini dinilai belum sepenuhnya kompatibel dengan penggunaan biodiesel berkadar 50 persen.

Halaman : 1 2 3

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |