REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menilai, dakwah Islam harus mampu merangkul seluruh kalangan, termasuk anak-anak muda. Itu mencakup mereka yang selama ini mungkin jauh dari lingkungan pesantren maupun kegiatan keagamaan Islam.
Ketua PBNU Bidang Keagamaan, KH Ahmad Fahrur Rozi mengatakan, komunitas seperti Yakuza Maneges perlu diarahkan agar benar-benar menjadi wadah pembinaan yang positif bagi generasi muda.
“PBNU memandang dakwah harus mampu merangkul semua golongan, termasuk anak-anak muda yang selama ini mungkin jauh dari lingkungan pesantren dan keagamaan,” ujar sosok yang akrab disapa Gus Fahrur itu kepada Republika saat dimintai tanggapan mengenai kemunculan organisasi Yakuza Maneges, Jumat (15/5/2026).
Menurut dia, siapa pun yang memiliki keinginan untuk berubah menjadi lebih baik harus diberikan ruang dan pendampingan. Pendekatan dakwah, kata dia, semestinya dilakukan dengan kasih sayang, bukan dengan stigma atau penghakiman terhadap masa lalu seseorang.
“Siapa pun yang ingin berubah menjadi lebih baik harus diberi ruang, dibimbing, dan dirangkul dengan pendekatan kasih sayang, bukan stigma,” katanya.
Gus Fahrur berharap organisasi Yakuza Maneegs dapat menjadi sarana pembinaan akhlak sekaligus memperkuat persaudaraan antargenerasi muda. Ia juga menekankan pentingnya mengajak anak muda kembali mendekat kepada nilai-nilai agama dengan cara yang bijak dan damai.
“Kami berharap komunitas seperti ini benar-benar menjadi wadah positif untuk membina akhlak, memperkuat persaudaraan, dan mengajak generasi muda kembali ke jalan Allah dengan cara yang bijak, damai, dan penuh keteladanan,” ucapnya.
.png)
3 hours ago
4
















































