PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX) optimistis dapat memperkuat pertumbuhan kinerja di 2026 seiring capaian positif di kuartal I-2026.
![]()
Multi Medika (MMIX) Siapkan Pembukaan Pabrik Diapers, Optimistis Bisa Tekan Impor. Foto: iNews Media Group.
IDXChannel - PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX) optimistis dapat memperkuat pertumbuhan kinerja di 2026 seiring capaian positif di kuartal I-2026. Direktur Utama MMIX, Mengky Mangarek, mengatakan
Perseroan akan melakukan pembukaan pabrik Baby Diapers, yang diharapkan dapat meningkatkan pendapatan dan profitabilitas perusahaan.
Langkah ini juga dilakukan untuk menjaga kualitas produk, keterjaminan supply-chain, mengurangi ketergantungan impor, dan risiko nilai tukar mata uang sekaligus memperkuat industri manufaktur dalam negeri.
"Pada dasarnya MMIX dimulai dari produk lokal, tetapi ada beberapa yang kita impor dari 2023, yaitu (karena) teknologi yang belum ada di Indonesia. Salah satunya adalah popok bayi SAP, dan juga tisu bambu. Karena yang kita tahu, Indonesia tidak banyak bambunya dan tidak punya kemampuan untuk mengolah bambu menjadi tisu. Teknologi kita yang ada adalah palm, tetapi dengan adanya tonggak sejarah kita membuka pabrik pertama di Indonesia, maka komposisi impor akan kita tekan,” ujar Mengky dalam Paparan Publik, dikutip Sabtu (27/6/2026).
Dari sisi inovasi produk, MMIX memperluas kategori produk melalui peluncuran berbagai produk baru, antara lain Mini Wet Wipes, Travel Tissue, serta Adult Diapers di paruh kedua 2026. Sebagai bagian dari strategi pengembangan bisnis, Perseroan telah menjalin kerja sama strategis dengan salah satu distributor nasional guna memperluas jangkauan distribusi di seluruh Indonesia.
Pada kesempatan yang sama, Mengky memaparkan pencapaian kinerja keuangan kuartal I-2026, di mana Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp50,1 miliar atau meningkat 2,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp48,8 miliar. Sejalan dengan pertumbuhan pendapatan tersebut, laba bersih Perseroan juga meningkat signifikan menjadi Rp1,5 miliar, atau tumbuh 20,6 persen dibandingkan Kuartal I-2025.
.png)
6 hours ago
5
















































