Menpora Erick: Turnamen Internasional Jadi Kunci Lahirkan Pebiliar Berkualitas

5 hours ago 4

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menilai kehadiran turnamen Predator-PBC Indonesia International Open 2026 menjadi momentum penting untuk melahirkan atlet-atlet biliar berkualitas di Indonesia. Menurut dia, kompetisi yang berkelanjutan merupakan salah satu fondasi utama dalam mencetak prestasi olahraga.

"Dengan banyaknya turnamen seperti ini akan melahirkan atlet-atlet baru berkualitas. Kami memiliki pelatnas untuk multievent yang bekerja sama dengan KOI dan KONI, tetapi itu tidak cukup jika tidak ada kompetisi," kata Erick dalam konferensi pers di iNews Tower, Jakarta, Kamis (4/6/2026).

Turnamen Predator-PBC Indonesia International Open 2026 akan digelar di Pro Billiard Center (PBC) iNews Tower, Jakarta Pusat, pada 29 Juni hingga 4 Juli mendatang. Kejuaraan tersebut akan diikuti 128 pebiliar dunia dari lebih dari 20 negara dengan total hadiah mencapai 100 ribu dolar AS.

Erick berharap ajang internasional tersebut dapat menjadi sarana bagi atlet Indonesia untuk mengukur kemampuan sekaligus meningkatkan kualitas permainan mereka menghadapi persaingan tingkat dunia.

"Saya harap dengan kompetisi yang ada ini para atlet memiliki kesempatan luar biasa untuk meningkatkan prestasi biliar di Indonesia dan semoga bisa meraih medali emas nanti di Asian Games Jepang," ujarnya.

Menpora menegaskan pembangunan olahraga nasional tidak dapat hanya bergantung pada pemerintah. Menurut dia, kemajuan prestasi dan industri olahraga membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat.

Ia mengapresiasi kontribusi sektor swasta yang terus berinvestasi dalam pengembangan olahraga, termasuk penyelenggaraan turnamen internasional seperti Predator-PBC Indonesia International Open.

"Saya sampaikan terima kasih kepada sektor swasta yang juga membangun olahraga di Indonesia termasuk para atlet," kata Erick.

Selain itu, Kemenpora juga terus melakukan berbagai langkah deregulasi untuk mempermudah pengembangan olahraga nasional. Erick menyebut pemerintah telah memangkas sejumlah regulasi yang dinilai menghambat pertumbuhan ekosistem olahraga.

Ketua Umum PB POBSI Hary Tanoesoedibjo mengatakan, olahraga biliar menunjukkan perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Ia menilai kompetisi menjadi faktor penting untuk mempercepat kemajuan cabang olahraga tersebut.

"Biliar kita cukup berkembang di mana-mana dan salah satu yang bisa menjadi pemicu adalah kompetisi. Kami mulai dari kompetisi daerah, nasional, hingga akhirnya berani menggelar kompetisi internasional," ujar Hary.

Sementara itu, pebiliar nasional Jeffry Zen menyambut positif penyelenggaraan turnamen tersebut. Menurut dia, kejuaraan bertaraf internasional sangat dibutuhkan untuk menambah pengalaman sekaligus meningkatkan daya saing atlet Indonesia.

"Kompetisi seperti inilah yang sangat diinginkan pebiliar Indonesia. Ini sangat baik untuk generasi muda karena mereka bisa mendapatkan pengalaman berharga dan terus berkembang," kata Jeffry.

Ia menambahkan, pengalaman menghadapi pemain-pemain terbaik dunia akan menjadi bekal penting bagi atlet Indonesia untuk meningkatkan kualitas permainan dan mengejar prestasi di level internasional.

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |