Menjemput Rezeki, Menenun Asa di Jalur Milir

1 hour ago 1

kendaraan pemudik melintas di Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) KM 98 di Subang, Jawa Barat, Selasa (17/3/2026). Korlantas Polri bersama Jasamarga memberlakukan rekaya lalu lintas sistem satu arah atau one way dari KM 70 hingga KM 263 dari pukul 15.00 WIB untuk mengurai kemacetan lalu lintas kendaraan pada H-4 Lebaran 2026.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gema takbir yang beberapa hari lalu membuncah di langit-langit desa kini perlahan memudar, berganti dengan deru mesin yang memadati aspal panas. Perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah telah usai menunaikan tugasnya sebagai pembasuh rindu.

Kini, sebuah siklus antropologis tahunan kembali bergulir: arus milir. Ribuan pasang kaki yang kemarin melangkah khidmat menuju halaman rumah masa kecil, kini bersiap memutar haluan, kembali menjemput nasib di riuhnya kota-kota besar.

Senin (23/3) pagi, langit di atas Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) menjadi saksi bisu betapa cepatnya detak nadi ekonomi kembali berdenyut. Arus kendaraan yang mengarah ke Jakarta melonjak tajam, naik hingga 161,5 persen dibandingkan hari sebelumnya.

"Peningkatan volume lalu lintas ini menandakan arus balik sudah mulai terjadi," ujar Ardam Rafif Trisilo, juru bicara Astra Tol Cipali, menggambarkan geliat 13 ribu kendaraan yang memadati jalur Cikopo menuju ibu kota hanya dalam hitungan sembilan jam pertama di awal pekan.

Di tengah kepadatan yang merayap, otoritas tak tinggal diam. Demi memastikan aliran "darah" ekonomi ini tetap lancar, rekayasa one way resmi diberlakukan sejak pukul 17.08 WIB. Jalur searah ini membentang panjang dari KM 263 Tol Pejagan–Pemalang hingga membelah KM 70 Tol Jakarta–Cikampek.

Sebuah langkah situasional yang menuntut kedisiplinan para pengelana aspal untuk tidak sekadar berhenti di bahu jalan atau nekat memutar arah, demi keselamatan yang menjadi harga mati.

Keriuhan serupa merambat hingga ke gerbang penghubung dua pulau. Di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, air laut Selat Sunda seolah ikut bergejolak mengikuti ritme kedatangan pemudik. Data mencatat lonjakan signifikan; lebih dari 51 ribu jiwa menyeberang menuju Pulau Jawa, dengan kenaikan kendaraan roda dua yang melesat hingga 59,4 persen.

General Manager ASDP Cabang Bakauheni, Partogi Tamba, memastikan bahwa di balik angka-angka statistik yang melonjak itu, setiap trip kapal diupayakan tetap berjalan dalam harmoni yang tertib dan terkendali.

sumber : Antara

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |