Arus Lalu Lintas di Ruas Tol Purbaleunyi KM 125 di Kelurahan Cibeber, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Jawa Barat, Ahad (4/1/2026).
REPUBLIKA.CO.ID, CIMAHI -- Polisi memprediksi puncak arus balik pemudik dan wisatawan di momen Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah yang via Ruas Tol Purbaleunyi KM 125, Kota Cimahi, Jawa Barat terjadi hari ini, Selasa (24/3/2 026) sore. Skema penanganan pun sudah disiapkan untuk mengantisipasi kepadatan jalur.
Berdasarkan pantauan Republika sekitar pukul 11.30 WIB, arus lalu lintas di Ruas Tol Purbaleunyi KM 125 yang merupakan akses cepat mengarah ke wilayah Jabodetabek masih terlihat normal. Kendaraan pemudik terpantau sudah memasuki Rest Area KM 125 yang juga berfungsi sebagai terminal bayangan. Banyak penumpang yang terlihat mengakses bus melalui rest area tersebut untuk kembali ke daerah perantauan setelah menikmati libur Lebaran sepekan.
"Kita perkirakan hari ini adalah puncak dari arus balik. Kemarin kita lihat di tempat wisata masih banyak, kemudian hari ini check out. Kemungkinan sore dan malam naik," kata Kapolres Cimahi, AKBP Niko Nurallah Adi Putra di Rest Area KM 125 Purbaleunyi.
Niko mengatakan, hingga siang ini pergerakan kendaraan di Ruas Tol Purbaleunyi yang masuk wilayah hukum Polres Cimahi di Kabupaten Bandung Barat (KBB) dan Kota Cimahi masih terpantau normal. Kantong parkir di Rest Area KM 125 pun masih lowong meski sudah ada kendaraan pemudik yang masuk.
Polisi pun sudah menyiapkan skema buka tutup di Rest Area KM 125 jika nantinya terjadi kepadatan di momen puncak arus balik pemudik dan wisatawan ini. Buka tutup akan diberlakukan dengan menyesuaikan dengan kondisi di lapangan.
"Sudah ada beberapa CB (cara bertindak) yang akan kita lakukan. Kemarin kita sudah melakukan CB buka tutup dari jam 16.00-21.00 WIB, tapi tidak total buka tutupnya. Kita selektif kalau ekornya sudah benar-benar panjang," ujar Niko.
Niko melanjutkan, pihaknya melakukan pengawalan kendaraan wisatawan di kawasan utara Bandung, seperti Lembang dan Cisarua. Ada 103 personel disiagakan selama momen libur lebaran.
"Kemudian ada 20 tim urai yang disiagakan apabila di Lembang terjadi kepadatan, kemudian penerapan skema rekayasa oneway sepenggal. Di Lembang ramai tapi roda masih berputar," kata Niko.
Niko menyebut wisatawan dari Lembang yang hendak kembali ke daerahnya diarahkan tetap menggunakan jalur arteri ketimbang jalur alternatif dengan pengawalan dari personel di sepanjang jalur.
"Kita arahkan agar tetap menggunakan jalur arteri karena tidak terjadi kepadatan. Arus lalu lintas ramai lancar, kita tetapkan terapkan oneway sepenggal," kata Niko.
.png)
2 hours ago
5

















































