JAKARTA - Membantu orang yang sedang kesulitan adalah amal mulia, karena di dalamnya ada kepedulian, kasih sayang, dan upaya meringankan beban sesama. Siapa pun yang memudahkan urusan saudaranya dengan ikhlas, Allah menjanjikan kemudahan baginya di dunia dan akhirat.
Khutbah Jumat ini bertajuk "Ringankanlah Beban Saudaramu, Ridha Allah Menantimu" mengangkat tema tersebut, berikut isinya, sebagaimana dilansir dari NU Online.
Khutbah I
الْحَمْدُ للهِ الَّذِيْ نَزَّلَ الْكِتَابَ تِبْيَاناً لِكُلِّ شَيْءٍ، وَهُدًى وَرَحْمَةً وَبُشْرَى لِلْمُسْلِمِيْنَ. أَشْهَدُ اَنْ لَا اِلَهَ اِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَاشَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الدَّاعِى بِسُنَّتِهِ إِلَى السَّعَادَةِ وَالْأَدَبِ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ الْهُدَاةِ الْمُخْلِصِيْنَ، وَالدُّعَاةِ إِلَى اللهِ الْمُرْشِدِيْنَ . أَمَّا بَعْدُ، فَيَا عِبَادَ اللهِ! اِتَّقُوْا اللهَ مَا اسْتَطَعْتُمْ وَتَزَوَّدُوْا بِالتَّقْوَى فَقَدْ فَازَ مَنِ اتَّقَى. قَالَ اللهُ تَعَالَى فِى الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، اَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ إِنَّ اللَّهَ يُدْخِلُ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِن تَحْتِهَا الْأَنْهَارُۚ إِنَّ اللَّهَ يَفْعَلُ مَا يُرِيدُ، صَدَقَ اللهُ الْعَظِيْمُ وَصَدَقَ رَسُوْلُهُ الْكَرِيْمِ.
Hadirin jamaah Jumat yang dirahmati Allah,
Saat ini, banyak orang sedang menghadapi masa yang tidak mudah. Kebutuhan hidup semakin meningkat, harga sebagian bahan pokok naik, biaya pendidikan, kesehatan, dan kebutuhan keluarga juga kerap menjadi beban tersendiri. Dalam keadaan seperti ini, tidak sedikit saudara-saudara kita yang harus berjuang keras untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Di tengah kondisi tersebut, Islam mengajarkan agar orang yang memiliki kelapangan tidak menutup mata terhadap kesulitan saudaranya. Bantuan itu bisa berbentuk sedekah, pemberian bahan makanan, dukungan tenaga, nasihat yang menenangkan, atau pinjaman yang diberikan dengan niat membantu. Semua bentuk kebaikan itu, apabila dilakukan dengan ikhlas dan tidak merendahkan orang lain, akan menjadi amal yang sangat mulia di sisi Allah.
Namun, perlu digarisbawahi sejak awal bahwa pembahasan tentang keringanan bagi orang yang kesulitan membayar utang bukanlah ajakan untuk meremehkan utang. Orang yang berutang tetap memiliki kewajiban moral dan agama untuk membayar utangnya. Adapun anjuran memberi kelonggaran ditujukan kepada pemberi utang ketika benar-benar mengetahui bahwa saudaranya berada dalam keadaan sulit, bukan kepada orang yang mampu tetapi sengaja menunda pembayaran.
Hadirin jamaah Jumat yang dirahmati Allah,
Membantu orang yang sedang kesulitan adalah amal besar yang dijanjikan kemudahan oleh Allah. Sebagaimana hadits riwayat imam Ibnu Majah dari sahabat Abu Hurairah, bahwa nabi bersabda:
مَنْ يَسَّرَ عَلَى مُعْسِرٍ يَسَّرَ اللّهُ عَلَيْهِ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ
Artinya: "Siapapun yang mempermudah atas orang yang kesulitan, maka Allah SWT akan mempermudah atasnya di dunia dan akhirat." (Sunan Ibnu Majah, Nomor hadits: 2423, hlm. 501).
.png)
8 hours ago
7
















































