REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Haji dan Umrah telah menyetujui hasil evaluasi terhadap perusahaan-perusahaan yang menyediakan layanan bagi jamaah internasional untuk musim Haji 2026.
Hal ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan kementerian untuk meningkatkan layanan, memperbaiki kualitas, dan memperkuat transparansi dalam menilai kinerja penyedia layanan, sejalan dengan tujuan Visi Saudi 2030 dan Program Pengalaman Jamaah (Pilgrim Experience Program).
Kementerian menyatakan bahwa evaluasi tersebut mencakup perusahaan yang dikontrak oleh kantor urusan jamaah, perusahaan yang dikontrak oleh penyelenggara yang berafiliasi, serta perusahaan yang beroperasi berdasarkan model Haji langsung. Perusahaan dalam setiap kategori diklasifikasikan ke dalam tiga tingkatan berdasarkan hasil evaluasi yang telah disetujui:
Tingkat Satu (Kinerja Sangat Baik/Outstanding Performance)
Tingkat Dua (Kinerja Sangat Baik/Very Good Performance)
Tingkat Tiga (Kinerja Baik/Good Performance)
Kementerian menjelaskan bahwa evaluasi diperbarui setiap tahun setelah setiap musim Haji dan didasarkan pada dua kriteria utama. Kepatuhan dan Ketaatan (Compliance and Adherence) memiliki bobot 60 persen, sedangkan Kualitas Kinerja Layanan (Quality of Service Performance) memiliki bobot 40 persen.
Penilaian dilakukan berdasarkan pemantauan di lapangan, data dan bukti yang terdokumentasi, serta penilaian kepuasan jamaah. Proses tersebut juga mencakup penerimaan, peninjauan, dan penyelesaian keberatan sebelum hasil akhir disetujui, sehingga membantu memastikan keakuratan dan keadilan dalam evaluasi.
Kementerian mengatakan bahwa publikasi hasil evaluasi merupakan bagian dari upayanya untuk meningkatkan transparansi dan memastikan para pemangku kepentingan terkait mendapatkan informasi mengenai hasil penilaian. Langkah ini juga bertujuan mendorong penyedia layanan untuk terus meningkatkan kinerja serta meningkatkan kualitas layanan yang diberikan kepada jamaah.
Kementerian menambahkan bahwa persetujuan dan publikasi hasil evaluasi tersebut merupakan kelanjutan dari upaya untuk mengembangkan lebih lanjut sistem layanan bagi jemaah internasional. Inisiatif ini bertujuan meningkatkan kualitas layanan yang diberikan kepada jemaah, memastikan penilaian kinerja penyedia layanan dilakukan secara objektif dan adil, memperkuat kepatuhan terhadap persyaratan regulasi dan operasional, serta mendukung perbaikan berkelanjutan dan pengambilan keputusan regulasi.
Inisiatif tersebut juga bertujuan menumbuhkan budaya persaingan positif di antara para penyedia layanan dan mendorong mereka untuk menerapkan praktik operasional terbaik. Pada akhirnya, langkah ini diharapkan dapat meningkatkan layanan yang diberikan kepada jemaah pada musim-musim Haji mendatang.
Kementerian mengundang pihak-pihak yang ingin melihat hasil evaluasi perusahaan penyedia layanan bagi jemaah Haji dari luar Arab Saudi pada musim Haji terakhir untuk mengunjungi situs web kementerian. Hasil evaluasi lengkap tersedia di: https://haj.gov.sa/ApprovalOfServiceProvider.
Sumber:
.png)
4 hours ago
5













































