Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bersama bobotoh mengikuti pawai di Kota Bandung, Jawa Barat, Ahad (25/5/2025). Persib Bandung melakukan pawai dari Balai Kota Bandung menuju Gedung Sate untuk merayakan juara Liga 1 musim 2024/2025. Pawai tim berjuluk Maung Bandung itu diikuti puluhan ribu Bobotoh yang memadati sejumlah ruas jalan di Kota Bandung. Setibanya di Gedung Sate, para punggawa Persib Bandung mengangkat piala di atas balkon Gedung Sate. Sejumlah pemain seperti Ciro Alves, Beckham Putra, Marc Klok, dan Gustavo Franca diarak menggunakan sisingaan menuju panggung utama.
REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengungkapkan bakal menonton pertandingan Persib Vs Persijap yang digelar Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) di televisi. Ia mengajak seluruh Bobotoh untuk tertib saat pawai merayakan kemenangan.
Persib Bandung selangkah lagi merengkuh juara liga BRI Super League. Mereka hanya perlu mendapatkan satu poin melawan Persijap. Dan di laga terakhir Persib ditahan imbang Persijab.
"Nonton di TV," ucap Dedi Mulyadi tertawa seusai menghadiri HUT Kodam III Siliwangi di Graha Manggala Siliwangi, Jumat (22/5/2206) malam.
Ia pun bakal memberikan bonus untuk tim Persib apabila menjadi juara BRI Super League. Dedi mengatakan Persib menjadi juara liga sudah di depan mata tinggal menjaga sikap dan tertib saat melakukan pawai kemenangan.
"Yang pertama bahwa kan juara sudah di depan mata. Kalau juara sudah di depan mata, kita tinggal menjaga sikap dan ketertiban kita dalam mengelola kejuaraan itu," kata dia.
Ia mengajak Bobotoh tidak bersikap aneh-aneh atau melanggar aturan yang dapat mencederai Persib saat juara.
"Artinya, jangan ada sikap yang aneh-aneh yang mencederai bahwa kita seorang juara," ungkap dia.
Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) H Umuh Muchtar atau yang akrab disapa wa haji Umuh meminta Bobotoh tidak menyalakan flare saat pertandingan Persib melawan Persijap di Stadion GBLA, Kota Bandung, Sabtu (23/5/2026). Ia menyebut denda yang diberikan komisi disiplin PSSI ke Persib sudah banyak.
"Insya Allah besok mudah-mudahan tertib dan semua Bobotoh mengerti dan sayang kepada Persib jangan sampai ada oknum yang masuk membuat kericuhan. Jangan ada flare kalau sudah selesai bisa kalau pertandingan jangan," ucap dia kepada wartawan seusai menghadiri HUT Kodam III Siliwangi ke 80 di Kota Bandung, Jumat (23/5/2026) malam.
Pada sejumlah pertandingan Persib, ia menuturkan klub disanksi denda oleh komisi disiplin PSSI karena suporter menyalakan flare di stadion. Ia menyebut di beberapa pertandingan sanksi denda mencapai Rp 3,5 miliar.
"(Denda) 3,5 miliar, sayang. Bener-bener sayangi Persib. Bobotoh Jabar Persib semua baik mengerti mereka dewasa cuma ada oknum tidak jelas kalau bobotoh asli saya berangkat dari bobotoh alhamdulillah 16 tahun tidak ada manager 16 tahun," kata dia.
.png)
9 hours ago
7
















































