Jordi Cruyff Resmi Jadi Direktur Teknik Ajax

3 hours ago 3

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Ajax Amsterdam resmi menunjuk Jordi Cruyff sebagai direktur teknik baru klub. Penunjukan ini diharapkan mampu membawa De Godenzonen kembali ke jalur prestasi, setelah melewati periode sulit dalam beberapa musim terakhir.

Putra legenda Ajax dan sepak bola dunia Johan Cruyff itu menandatangani kontrak hingga Juni 2028. Kesepakatan tersebut diumumkan usai Ajax bermain imbang 2-2 melawan Go Ahead Eagles, Sabtu (17/1/2026) waktu setempat, di Johan Cruyff Arena.

Sebelumnya, Ajax telah mengumumkan pada Desember lalu bahwa klub mencapai kesepakatan lisan dengan Jordi Cruyff untuk mengisi posisi direktur teknik mulai Februari 2026. Jabatan ini merupakan salah satu posisi strategis dalam struktur manajemen klub.

“Ini sangat istimewa bagi saya. Menandatangani kontrak di stadion yang dinamai menurut ayah saya dan di klub yang memiliki arti besar dalam hidup saya sejak kecil,” ujar Cruyff dalam pernyataan resmi klub.

Cruyff menegaskan akan mencurahkan seluruh perhatiannya untuk Ajax mulai Februari mendatang. Ia menyebut tugas barunya sebagai sebuah tanggung jawab besar sekaligus sumber kebanggaan.

“Ajax adalah klub yang unik dengan sejarah yang kaya. Saya akan melakukan segala upaya untuk menambahkan babak baru yang sukses bersama-sama,” kata pria berusia 51 tahun itu.

Salah satu pekerjaan mendesak Jordi Cruyff adalah mencari pelatih kepala permanen. Ajax memecat John Heitinga pada November lalu dan menunjuk Fred Grim sebagai pelatih sementara hingga akhir musim, setelah Erik ten Hag menolak kembali menangani klub.

Ajax memang tengah berupaya bangkit setelah melalui tiga musim yang dinilai mengecewakan menurut standar tinggi klub. Di Eredivisie musim ini, Ajax mulai menunjukkan perbaikan dengan menempati posisi ketiga klasemen, meski masih tertinggal 18 poin dari pemuncak klasemen PSV Eindhoven.

Namun, performa Ajax di kompetisi Eropa dan domestik belum memuaskan. Di Liga Champions, Ajax kalah dalam lima pertandingan awal fase grup. Sementara di Piala Belanda, mereka baru saja menelan kekalahan telak 0-6 dari AZ Alkmaar.

Jordi Cruyff lahir di Amsterdam dan sempat memperkuat Ajax di level junior sebelum mengikuti ayahnya hijrah ke Barcelona pada 1988. Ia kemudian meniti karier profesional bersama klub-klub seperti Barcelona, Manchester United, Celta Vigo, Deportivo Alaves, dan Espanyol, serta mencatatkan sembilan penampilan bersama tim nasional Belanda.

Usai gantung sepatu, Cruyff melanjutkan kiprah sebagai pelatih dan direktur teknis. Ia pernah menangani Maccabi Tel Aviv dan tim nasional Ekuador, sebelum kembali ke Barcelona sebagai penasihat teknis dan direktur olahraga pada 2021. Jabatan terakhirnya adalah sebagai penasihat teknis di PSSI.

Dengan latar belakang panjang di dunia sepak bola dan ikatan emosional yang kuat dengan Ajax, manajemen klub berharap Jordi Cruyff mampu menghadirkan stabilitas, arah teknis yang jelas, serta mengembalikan identitas permainan Ajax yang selama ini dikenal di kancah Eropa.

sumber : Reuters

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |