Gubernur Sulsel Usulkan Modifikasi Cuaca untuk Evakuasi Pesawat ATR di Pangkep

2 hours ago 1

Gubernur Sulsel respons opsi modifikasi cuaca cari korban pesawat ATR.

REPUBLIKA.CO.ID, PANGKEP, – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, mengusulkan opsi modifikasi cuaca untuk mendukung proses pencarian korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang terhambat cuaca ekstrem di wilayah Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, pada Senin.

"Memang ada kendala-kendala cuaca. Kita hari ini Insya Allah bersurat ke BMKG untuk melaksanakan modifikasi cuaca. Mudah-mudahan nanti bisa kita diberikan akses-akses lebih luas, terutama evakuasi dari udara," ujar Gubernur Andi di Posko SAR AJU, Desa Tompo Bulu.

Pelaksanaan modifikasi cuaca ini akan dilakukan secepatnya setelah BMKG menerima surat permohonan. "Hari ini kami sudah proses dan mudah-mudahan ini bisa dilakukan dengan cepat. Nanti kita koordinasikan dengan BMKG. Tapi yang pasti evakuasi jalur darat sudah bergerak, dan menemukan beberapa bukti-bukti yang bisa menjadi petunjuk," tambahnya.

Medan yang sulit membuat evakuasi darat memakan waktu hingga tiga jam menuju titik lokasi. Selain tim SAR gabungan, masyarakat setempat turut dilibatkan untuk membantu mencari jalur alternatif guna mempercepat evakuasi.

Plt Kepala BMKG Wilayah IV Makassar, Nasrol Adil, menyatakan pihaknya siap melaksanakan modifikasi cuaca. "Modifikasi cuaca ini supaya teman-teman bisa lihat, ini cuaca yang mungkin agak mengganggu dari operasi udara. Harapannya, di udara nanti bisa dimodifikasi sehingga tim udara bisa lebih maksimal lagi," ujarnya.

Sistem Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) melibatkan pesawat khusus dari Semarang, Jawa Tengah, untuk menyemprotkan bahan seperti Kalsium Oksida (CaO) guna mengurangi pembentukan awan hujan. Kepala Basarnas RI, Mohammad Syafii, juga menegaskan bahwa OMC menjadi salah satu cara untuk membantu pencarian korban di Gunung Bulusaraung.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |