Bahas Program Kualitas Tahfidz Qur'an, SPs UMJ Resmi Luluskan Doktor ke-108 Bidang MPI

5 hours ago 1

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekolah Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Jakarta (SPs UMJ) resmi meluluskan doktor ke -108 atas nama Lamya Hayatina dalam bidang Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Selasa (21/7/2026). 

Sidang terbuka ini berlangsung di Auditorium Dr Syafri Guricci lantai 5 Fakultas Kedokteran dan Kesehatan UMJ.

Lamya berhasil menuntaskan disertasinya yang berjudul ''Manajemen Program Tahfidz Al Qur'an Bersanad untuk Meningkatkan Kualitas Hafalan Al Qur'an di Situ Wadi Mubarak Bogor dan Pondok Pesantren Al Ittifaqiah Indralaya''.

Lamya juga berhasil meraih gelar doktor dengan predikat yudisium Pujian dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sebesar 3.96. Ia menjelaskan, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus ganda. 

Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam dengan 24 informan, observasi partisipan, dan studi dokumentasi yang kemudian di analisis kasus ganda dengan bantuan perangkat lunak NVivo 15.

Lamya menjelaskan, model SANAD terdiri atas lima komponen utama yaitu input, inti proses (Sanad Management Cycle), output, outcome, dan siklus regenerasi sanad. 

Sedangkan komponen input meliputi kesiapan sanad, sumber daya manusia, kurikulum dan sumber daya pendukung (resource) sebagai fondasi penyelenggaraan program.

Lebih lanjut, ia menjelaskan inti proses terdiri atas perencanaan, transmisi sanad sebagai inti program, serta quality assurance dan evaluation untuk menjamin mutu hafalan, bacaan dan keabsahan sanad.

"Model SANAD tidak hanya menghasilkan penghafal Alquran, juga membangun sistem manajemen yang menjamin antusias bacaan, legitimasi sanad, pembentukan akhlak Qur'ani, serta keberlanjutan transmisi Alquran hingga Rasulullah SAW," ujarnya.

Lamya menjelaskan, kebaruan penelitian terletak pada pengembangan model manajemen program Tahfidz Alquran  Bersanad (SANAD) yang mengintegrasikan fungsi-fungsi manajemen pendidikan dengan sistem transmisi sanad Al Qur'an.

Model SANAD menghasilkan kontribusi konseptual baru dalam dalam bidang Manajemen Pendidikan Islam melalui integrasi tata kelola kelembagaan, penjaminan mutu, rekognisi sanad, dan keberlanjutan regenerasi sanad. 

Model ini diharapkan bisa menjadi rujukan konseptual bagi pengembangan manajemen program Tahfidz Alquran bersanad di berbagai lembaga pendidikan Islam.

"Keberhasilan manajemen program Tahfidz Alquran Bersanad tidak hanya ditentukan efektivitas fungsi perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi, juga integrasi nilai-nilai tradisi keilmuan Islam dengan Prinsip-prinsip manajemen modern yang menjadikan sanad sebagai inti pengelolaan," jelasnya.

Sidang terbuka ini dipimpin Direktur SPs UMJ Prof Dr Herwina Bahar, MA, dengan penguji Prof Dr Masyitoh, M.Ag, Prof Dr Andriyani, S.KM, M.Ag, MKM, dan Dr Saiful Bahri, Lc, MA.

Selain itu, turut hadir penguji tamu dari Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka yaitu Prof Dr Bunyamin, M.PdJ, dengan promotor Prof Dr Iswan, M.Si, dan Co Promotor Dr Widia Winata, M.Pd.

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |