REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sejumlah anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi DKI Jakarta terekam kamera bertindak arogan terhadap seorang pedagang es krim. Peristiwa itu terjadi saat pelaksanaan hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) atau car free day di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, Ahad (24/5/2026).
Kepala Satpol PP Provinsi DKI Jakarta, Satriadi Gunawan, mengakui tindakan anggotanya yang beredar luas di media sosial itu berlebihan. Ia pun meminta maaf atas tindakan sejumlah anggotanya yang menjadi perhatian masyarakat luas.
"Menanggapi video yang beredar di media sosial terkait penertiban pedagang es krim di kawasan HBKB, kami Satuan Polisi Pamong Praja DKI Jakarta menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan dan keresahan yang dirasakan masyarakat," kata dia ketika dikonfirmasi, Ahad.
Menurut Satriadi, peristiwa itu akan menjadi bahan evaluasi bagi Satpol PP dalam menjalankan tugasnya di lapangan. Meski begitu, ia meminta masyarakat juga menjaga ketertiban dan mematuhi peraturan yang ada.
Ia menjelaskan, berdasarkan ketentuan pelaksanaan HBKB, kegiatan berjualan tidak diperbolehkan di sepanjang jalur utama HBKB. Hal itu bertujuan demi menjaga ketertiban, kenyamanan, dan keamanan masyarakat yang sedang beraktivitas maupun berolahraga.
"Kami menyadari bahwa dalam pelaksanaan penertiban, pendekatan humanis, komunikasi yang baik, dan sikap persuasif harus selalu dikedepankan," kata dia.
Ia memastikan, pihaknya akan melakukan evaluasi agar dapat menjalankan tugas dengan lebih bijak, profesional, dan mengedepankan empati kepada masyarakat. Ia pun berterima kasih kepada masyarakat yang memberikan atensi.
"Kami mengucapkan terima kasih atas kritik, saran, dan perhatian yang diberikan masyarakat sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap pelayanan publik yang lebih baik. Satpol PP DKI Jakarta akan terus berkomitmen menjaga ketertiban dengan pendekatan yang humanis," ujar Satriadi.
Sebelumnya, sejumlah anggota Satpol PP terekam tengah menertibkan seorang pedagang es krim yang beradai di kawasan Bundaran HI saat CFD. Dalam video itu, terdapat beberapa orang petugas memaksa pedagang yang menggunakan sepeda itu keluar dari area CFD. Petugas juga terlihat sempat menarik sepeda pedagang tersebut.
Dalam video itu, petugas terlihat menarik pedagang itu dengan paksa. Alhasil, sejumlah warganet menilai tindakan itu berlebihan lantaran seharusnya petugas melakukan penertiban secara humanis.
.png)
8 hours ago
6
















































