
Pemain Persebaya Surabaya, Gali Freitas. (Foto: Instagram/officialpersebaya)
SURABAYA – Kehadiran Bernardo Tavares sebagai pelatih baru Persebaya Surabaya sejak pekan ke-17 Super League 2025-2026 membawa dampak instan bagi performa Gali Freitas. Di bawah arahan pelatih asal Portugal tersebut, pemain kebangsaan Timor Leste ini tampil kian produktif bersama skuad berjuluk Baju Ijo.
Sebelum kedatangan Bernardo Tavares, Gali sempat mengalami masa sulit setelah mencetak gol perdana pada pekan ketiga usai didatangkan dari PSIS Semarang. Setelah momen tersebut, pemain lincah ini justru terjebak dalam paceklik gol yang cukup panjang di kompetisi kasta tertinggi Tanah Air.
1. Akhiri Paceklik Lewat Pendekatan Personal
Gali sempat absen mencatatkan namanya di papan skor selama 10 pekan, meskipun kontribusinya tetap terlihat lewat sumbangan tiga assist. Performa Gali pun baru benar-benar melonjak drastis setelah Tavares tiba, yang dibuktikan dengan keberhasilannya memborong dua gol saat Persebaya menumbangkan Malut United dengan skor 2-1.
Pemain berusia 21 tahun itu tidak menampik adanya peran besar Tavares dalam perkembangan permainannya di lapangan. Hal ini dikarenakan sang pelatih sangat intens melakukan dialog personal guna membangun kedekatan emosional dan teknis dengan para pemain.
Bernardo Tavares ingin Persebaya Surabaya konsisten meraih hasil positif
“Dia selalu mengajak pemain meeting secara personal, termasuk saya, untuk terus improve jadi lebih baik. Saya berterima kasih kepada dia. Coach selalu meluangkan waktu untuk diskusi individual dan membantu pemain tampil lebih maksimal di lapangan,” ujar Gali dilansir dari laman Persebaya, Minggu (1/3/2026).
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
.png)
2 hours ago
2
















































