- Perang antara Iran dan Israel yang dibekingi Amerika Serikat (AS) telah memasuki dua pekan.
![]()
- Perang antara Iran dan Israel yang dibekingi Amerika Serikat (AS) telah memasuki dua pekan. (Foto: AP)
IDXChannel - Perang antara Iran dan Israel yang dibekingi Amerika Serikat (AS) telah memasuki dua pekan. Hingga saat ini, belum ada tanda-tanda kuat deeskalasi antara pihak yang bertikai.
Terbaru, Presiden AS, Donald Trump mengirimkan pesan bahwa AS akan meningkatkan serangan kepada Iran. Dia menyebut, Iran "akan dihantam sangat keras" dan daftar target serangan bakal diperluas.
"(Iran) sedang dalam pertimbangan serius untuk dihancurkan total dan kematian yang pasti, akibat perilaku buruk Iran, termasuk daerah dan kelompok orang yang sebelumnya tidak masuk dalam target," kata Trump melalui media sosial Truth, Minggu (8/3/2026).
Pernyataan tersebut dikeluarkan tidak lama setelah Presiden Iran, Masoud Pezeskhian meminta maaf kepada negara-negara Teluk. Masoud berjanji akan menyetop serangan tersebut kecuali Iran diserang terlebih dahulu.
Trump menyebut, janji Iran untuk menghentikan serangan ke negara-negara tetangganya karena diserang terus menerus oleh AS dan Israel. Dia memuji kemampuan militer AS dalam menyerang Iran.
.png)
8 hours ago
1















































