Pekerja menenun kain songket dengan alat tradisional di rumah produksi Mutiara Songket, Aceh Besar, Aceh, Selasa (14/4/2026). Rumah produksi tersebut mampu memproduksi kain songket khas Aceh sebanyak 10 helai per bulan yang dipasarkan ke berbagai daerah seperti Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sulawesi, dan Jakarta dengan harga jual berkisar Rp800 ribu-Rp3 juta per helai serta turut dipamerkan pada ajang fesyen internasional di Prancis. (FOTO : ANTARA FOTO/Akramul Muslim)
Songket Aceh dikenal karena kehalusan coraknya, penggunaan benang emas atau perak, serta perpaduan warna yang gemerlap. Kain ini telah menjadi warisan budaya selama berabad-abad dan menjadi simbol status sosial serta kemewahan dalam adat masyarakat Aceh. (FOTO : ANTARA FOTO/Akramul Muslim)
Berbeda dengan songket daerah lain, motif songket Aceh cenderung lebih kecil dan halus. Motif kain songket Aceh seringkali terinspirasi dari alam dan budaya Islam, mencerminkan keindahan dan tata krama masyarakat Aceh. Beberapa motif yang populer seperti Pinto Aceh, Bungong Kupula, Bungong Melu, Mata Kucing, Pucuk Meria, dan Bungong Gelima. (FOTO : ANTARA FOTO/Akramul Muslim)
REPUBLIKA.CO.ID, ACEH -- Pekerja menenun kain songket dengan alat tradisional di rumah produksi Mutiara Songket, Aceh Besar, Aceh, Selasa (14/4/2026). Rumah produksi tersebut mampu memproduksi kain songket khas Aceh sebanyak 10 helai per bulan yang dipasarkan ke berbagai daerah seperti Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sulawesi, dan Jakarta dengan harga jual berkisar Rp800 ribu-Rp3 juta per helai serta turut dipamerkan pada ajang fesyen internasional di Prancis.
Songket Aceh dikenal karena kehalusan coraknya, penggunaan benang emas atau perak, serta perpaduan warna yang gemerlap. Kain ini telah menjadi warisan budaya selama berabad-abad dan menjadi simbol status sosial serta kemewahan dalam adat masyarakat Aceh. Kain songket aceh dibuat menggunakan Alat Tenun Kaki Tangan (ATKT), menghasilkan kain dengan tekstur padat namun halus.
Berbeda dengan songket daerah lain, motif songket Aceh cenderung lebih kecil dan halus. Motif kain songket Aceh seringkali terinspirasi dari alam dan budaya Islam, mencerminkan keindahan dan tata krama masyarakat Aceh. Beberapa motif yang populer seperti Pinto Aceh, Bungong Kupula, Bungong Melu, Mata Kucing, Pucuk Meria, dan Bungong Gelima.
sumber : Antara Foto
.png)
7 hours ago
4















































