Risiko stagflasi yang membayangi perekonomian global mulai memengaruhi strategi investasi di pasar saham Indonesia.
![]()
Strategi Investasi di Tengah Risiko Stagflasi, Sektor Saham Ini Jadi Sorotan. (Foto: Freepik)
IDXChannel – Risiko stagflasi yang membayangi perekonomian global mulai memengaruhi strategi investasi di pasar saham Indonesia.
Dalam kondisi ekonomi yang berpotensi melemah namun tekanan harga tetap tinggi, investor dinilai perlu lebih selektif dengan memprioritaskan emiten berfundamental kuat dan memiliki daya tahan terhadap gejolak makro.
Chief Strategist Officer Sucor Sekuritas Arief Putra dalam riset tertanggal 2 April 2026 menilai pasar saat ini berada dalam bias stagflasi, yakni kecenderungan pelaku pasar melihat ekonomi lemah namun biaya tetap tinggi meski bukti pendukungnya belum sepenuhnya kuat.
Karena itu, investor disarankan fokus pada perusahaan dengan pricing power kuat, neraca sehat, dan arus kas stabil.
Arief merekomendasikan strategi alokasi modal dengan komposisi compounders 70 persen, trading 20 persen, dan likuiditas 10 persen. Pendekatan ini bertujuan menjaga stabilitas portofolio sekaligus memanfaatkan volatilitas pasar sebagai peluang mispricing.
.png)
10 hours ago
3















































