
Gunung Merapi meletus (Foto: PVMBG/Okezone)
JAKARTA - Gunung Merapi yang berada di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah dilaporkan meluncurkan awan panas guguran (APG) pada Rabu (1/7/2026) siang.
Berdasarkan informasi Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), awan panas guguran terjadi pada pukul 13.05 WIB dengan jarak luncur sekitar 2.000 meter ke arah barat atau hulu Kali Sat/Putih.
"Peristiwa tersebut terekam dengan amplitudo maksimum 52,12 mm dan durasi 171,16 detik," tulis BPPTKG.
BPPTKG mengimbau masyarakat untuk menjauhi kawasan bahaya serta alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi dan tetap mematuhi rekomendasi resmi dari otoritas kebencanaan. Hingga saat ini, tingkat aktivitas Gunung Merapi masih berada pada Level III atau Siaga.
Sebelumnya, dalam laporan aktivitas periode pengamatan pukul 06.00-12.00 WIB, BPPTKG mencatat sebanyak 37 kali gempa guguran dengan amplitudo 2-56 mm dan durasi 39,44-160,62 detik.
Selain itu, tercatat 11 kali gempa hybrid atau multifase serta satu kali gempa vulkanik dangkal. Dari pengamatan visual, gunung tampak jelas hingga tertutup kabut level 0-III, sementara asap kawah tidak teramati.
BPPTKG juga melaporkan guguran lava teramati sebanyak tujuh kali ke arah barat daya melalui Kali Sat/Putih dan Kali Krasak dengan jarak luncur maksimum mencapai 2.000 meter.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
.png)
12 hours ago
5















































