Sholat Ied 2026 Jam Berapa? Ini Batas Waktu Pelaksanaannya

14 hours ago 6

Sholat Ied 2026 Jam Berapa? Ini Batas Waktu Pelaksanaannya

Sholat Ied 2026 Jam Berapa? Ini Batas Waktu Pelaksanaannya (Ilustrasi/Dok Okezone)

JAKARTA - Sholat Ied 2026 jam berapa? Jam berapa pula batas waktu pelaksanaannya? Hal ini mungkin masih menjadi pertanyaan. 

Sholat Idul Fitri dilaksanakan pada pagi hari tanggal 1 Syawal. Pada tahun ini, sholat Idul Fitri dilaksanakan pada besok, Sabtu (20/3/2026). 

Hukum sholat Ied adalah sunnah muakkad (sangat dianjurkan). Melansir NU Online, Jumat (20/3/2026), sejak disyariatkannya shalat Id (Idul Fitri dan Idul Adha) pada tahun kedua hijriah, Rasulullah saw tidak pernah meninggalkannya hingga beliau wafat.

Lalu, sholat Ied 2026 dilaksanakan jam berapa dan kapan batas waktu pelaksanaannya? Simak penjelasannya: 

Dari para ulama dari kalangan madzhab Syafi’i, ada hal yang disepakati dan ada yang diperselisihkan. Yang disepakati di antara mereka adalah tentang akhir waktu sholat Id, yaitu ketika matahari tergelincir yakni umumnya sekitar pukul 12.00 WIB.

 وَاتَّفَقَ الْاَصْحَابُ عَلَي اَنَّ آخِرَ وَقْتِ صَلَاةِ الْعِيدِ زَوَالُ الشَّمْسِ  

Artinya: “Ulama dari kalangan madzhab Syafi’i sepakat bahwa waktu akhir pelaksanaan shalat id adalah ketika tergelincirnya matahari,” (Lihat Muhyiddin Syarf An-Nawawi, Al-Majmu’ Syarhul Muhadzdzab, Jeddah, Maktabah Al-Irsyad, juz VII, halaman 7). 

Sementara itu terkait dengan awal waktu sholat Ied, ada dua pendapat sebagaimana didokumentasikan  Muhyiddin Syarf An-Nawawi dalam kitab Al-Majmu’ Syarhul Muhadzdzab. 

Pertama, menyatakan awal waktu sholat Ied adalah dimulai dari terbitnya matahari. Namun yang lebih utama sholat Ied ditangguhkan dulu sampai matahari naik seukuran satu tombak. Pandangan ini menurut Muhyiddin Syarf An-Nawawi adalah yang paling sahih.

وَفِى اَوَّلِ وَقْتِهَا وَجْهَانِ (اَصَحُّهُمَا) وَبِهِ قَطَعَ الْمُصَنِّفُ وَصَاحِبُ الشَّامِلِ وَالرُّويَانِىُّ وَآخَرُونَ اَنَّهُ مِنْ اَوَّلِ طُلُوعِ الشَّمْسِ وَالْاَفْضَلُ تَأْخِيرُهَا حَتَّى تَرْتَفِعَ الشَّمْسُ قَدْرَ رَمْحٍ  

Artinya: “Mengenai waktu awal pelaksanaan shalat Id terdapat dua pendapat. Pendapat yang paling sahih, dan ditegaskan pengarang kitab Al-Muhadzdzab (Abu Ishaq Asy-Syirazi), penulis kitab Asy-Syamil, Ar-Ruyani dan ulama yang lain adalah bahwa awal waktu pelaksanaan shalat Id mulai dari terbitnya matahari. Yang paling utama adalah menangguhkan shalat Id sampai naiknya matahari seukuran satu tombak,” (Muhyiddin Syarf an-Nawawi, Al-Majmu’ Syarhul Muhadzdzab, juz, VII, halaman 7). 

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |