Rupiah Jadi Kunci, Pasar Menanti Langkah BI usai The Fed Kerek Bunga

6 hours ago 2

Arah pergerakan rupiah menjadi perhatian utama menjelang Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) pada 22-23 September 2026.

 Getty Images)

Rupiah Jadi Kunci, Pasar Menanti Langkah BI usai The Fed Kerek Bunga. (Foto: Getty Images)

IDXChannel - Arah pergerakan rupiah menjadi perhatian utama menjelang Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) pada 22-23 September 2026, setelah Federal Reserve (The Fed) mengerek suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin ke level 3,75 persen-4,00 persen.

Chief Economist & Head of Research Mirae Asset Sekuritas Rully Arya Wisnubroto menilai BI masih akan menahan suku bunga pada RDG September.

Menurut dia, respons BI terhadap tekanan rupiah masih akan mengandalkan intervensi pasar valuta asing (valas) dan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) sebelum menggunakan instrumen suku bunga.

"Respons kebijakan BI bergantung pada pergerakan rupiah, dengan hierarki yang sama: intervensi valas dan SRBI terlebih dahulu, yang cepat dan dapat dibalik, sementara kenaikan suku bunga menjadi pilihan terakhir," tulis Rully dalam riset bertajuk September FOMC: Dot Plot Backs Our Terminal Call, Market Still Running Hotter, pada Kamis (17/9/2026).

Menurut Rully, yang berubah belakangan ini adalah komposisi instrumen yang digunakan BI. Lelang SRBI tercatat turun tajam, dari delapan kali pada Juli menjadi tiga kali pada Agustus dan hanya satu kali sepanjang September.

Halaman : 1 2 3 4

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |