Rumah Sakit Umum Pusat Hasan Sadikin (RSHS), Kota Bandung.
REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG - Manajemen Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung meminta maaf terkait keluhan seorang ibu yang bayinya diserahkan kepada orang lain. Mereka mengaku bakal memperbaiki layanan ke depan.
"Manajemen RSUP Hasan Sadikin menyampaikan permohonan maaf yang sedalam-dalamnya atas ketidaknyamanan peristiwa yang dialami oleh anak Ibu Nina Saleha selama mendapatkan pelayanan kesehatan di RSUP Hasan Sadikin," mengutip keterangan resmi tertulis dari manajemen RSHS Bandung, Jumat (10/4/2026).
Manajemen pun mengaku akan melakukan evaluasi dan peningkatan kemampuan dalam pemberian layanan kesehatan kepada masyarakat sesuai ketentuan yang berlaku. Tim RSUP RSHS Bandung pun telah melakukan kunjungan dan komunikasi kepada ibu Nina Saleha terkait keluhan yang dialami.
"Keluhan tersebut telah diselesaikan secara kekeluargaan," kata dia.
Manajemen mengeklaim akan terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik serta melakukan perbaikan berkelanjutan demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan RSHS Bandung. Informasi yang dihimpun, perawat yang diduga memberikan bayi ibu Nina Saleha kepada orang lain telah dibebastugaskan sementara.
Seperti diketahui, kejadian tak mengenakkan dialami Nina Saleha (27 tahun), warga Gang H Manaf, RT 03/12, Desa Nanjung, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Bayi laki-lakinya nyaris tertukar ketika menjalani perawatan di ruang NICU Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung.
Ia pun mencurahkan kekesalan dan kekecewaannya melalui TikTok Nindy. Dalam video berdurasi 5.04 menit itu, intinya Nina mengungkapkan kekecewaan dan ketidakterimaan terhadap perawat RSHS yang menurutnya teledor hendak menyerahkan bayinya pada pasangan suami istri lain.
Ketika disambangi di rumahnya pada Kamis (9/4/2026), Nina pun menceritakan kronologis peristiwa itu. Ia membawa anaknya ke RSHS Bandung pada Ahad (5/4/2026) karena sakit kuning.
"Jadi awalnya itu anak saya masuk ke RSHS karena anak itu sakit kuning. Jadi anak saya lahir hari Rabu, 1 April di RS Unpad Jatinangor," tutur Nina.
.png)
1 week ago
18















































