Pesan Menenangkan untuk Orang Tua: Allah Menjaga Pencari Ilmu

6 hours ago 3

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ada kegelisahan yang hampir selalu menyertai perpisahan. Seorang ibu menahan air mata saat melepas anaknya ke pesantren.

Seorang ayah berkali-kali berpesan agar sang anak menjaga diri ketika harus menempuh pendidikan jauh dari kampung halaman. Di balik pelukan dan doa yang mengiringi keberangkatan itu, tersimpan satu pertanyaan yang sama: siapakah yang akan menjaga mereka di perantauan?

Islam memberikan jawaban yang menenangkan. Bagi seorang Muslim, menuntut ilmu bukan sekadar aktivitas pendidikan, melainkan jalan ibadah yang mengantarkan seseorang semakin dekat kepada Allah SWT. Karena itu, perjalanan mencari ilmu tidak pernah dipandang sebagai perjalanan biasa.

Di dalamnya terdapat keberkahan, perlindungan, dan pertolongan Allah yang dijanjikan kepada hamba-hamba-Nya.

Rasulullah SAW bahkan menggambarkan kemuliaan para pencari ilmu dengan sebuah gambaran yang begitu indah. Dalam sebuah hadis disebutkan:

وَقَالَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : طَالِبُ الْعِلْمِ تَبْسُطُ لَهُ الْمَلَائِكَةُ أَجْنِحَتَهَا رِضًا بِمَا يَطْلُبُ

"Nabi Muhammad SAW bersabda: Terhadap orang yang menuntut ilmu, para malaikat membentangkan sayap-sayapnya karena ridha terhadap ilmu yang sedang dicari orang tersebut." (HR dalam kitab At-Targhib wat Tarhib).

Hadis ini menunjukkan bahwa pencarian ilmu yang dilandasi niat ikhlas memiliki kedudukan yang sangat tinggi di sisi Allah SWT. Para malaikat, makhluk yang selalu taat kepada-Nya, memberikan penghormatan kepada para pencari ilmu karena mereka sedang menempuh jalan yang dicintai Allah.

Karena itu, orang tua yang sedang mengantarkan anak-anaknya belajar di pesantren, madrasah, sekolah Islam, atau perguruan tinggi tidak perlu larut dalam kekhawatiran yang berlebihan. Ikhtiar menjaga anak memang tetap harus dilakukan, namun setelah itu hendaknya hati diserahkan kepada Allah SWT.

Sebab, tidak ada penjagaan yang lebih kuat daripada penjagaan Allah. Anak yang sedang berjalan menuju majelis ilmu sesungguhnya sedang berada di jalan kebaikan.

Mereka mungkin jauh dari rumah, jauh dari orang tua, dan jauh dari kampung halaman. Namun jika niat mereka benar, mereka tidak pernah benar-benar sendiri. Ada doa orang tua yang mengiringi, ada keberkahan ilmu yang menaungi, dan ada penjagaan Allah yang tidak pernah terlelap.

Di sisi lain, para pencari ilmu juga perlu meluruskan niat sejak awal. Ilmu tidak dicari untuk memperoleh pujian, kedudukan, atau kebanggaan dunia semata. Ilmu dicari karena Allah SWT memerintahkannya dan karena manusia membutuhkan cahaya petunjuk untuk menjalani kehidupan.

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |