Perundingan Terancam, Iran Ogah ke Islamabad Selama Israel Masih Serang Lebanon

1 week ago 14

REPUBLIKA.CO.ID, BEIRUT – Sumber-sumber Iran dilaporkan membantah laporan mengenai delegasi perundingan yang tiba di Islamabad. Hal ini  menekankan bahwa tidak ada perundingan yang akan dilakukan selama perang di Lebanon terus berlanjut, dan memperingatkan potensi gagalnya upaya gencatan senjata.

Media Lebanon  Almayadeen mengutip sumber di pemerintahan Iran yang menyatakan klaim mengenai kedatangan delegasi perundingan Iran di ibu kota Pakistan adalah keliru. Pejabat-pejabat itu merinci bagaimana negara-negara penengah, termasuk Pakistan, telah diberitahu bahwa Teheran tidak akan terlibat dalam perundingan apa pun selama serangan Israel terhadap Lebanon terus berlanjut.

Sumber tersebut lebih lanjut memperingatkan bahwa Amerika Serikat hanya mempunyai waktu terbatas untuk memaksa Israel menahan serangan. Jika tidak, upaya gencatan senjata yang sedang berlangsung akan gagal.

Menurut sumber yang sama, Iran menegaskan bahwa setiap perjanjian gencatan senjata yang ditengahi melalui mediasi Pakistan harus secara eksplisit mencakup Lebanon, dengan komitmen penuh dari Amerika Serikat dan Israel.

Sementara Kantor Berita Fars mengutip sumber informasi yang mengatakan bahwa gencatan senjata di Lebanon adalah prasyarat yang “tidak dapat dihindari dan tidak dapat diubah” bagi Teheran untuk memasuki proses negosiasi baru.

Di tengah sengkarut itu, Menteri Pertahanan Pakistan Khawaja Muhammad Asif mengeluarkan kecaman tajam terhadap "Israel" pada Kamis menyusul gelombang pembunuhan massal di Lebanon pada hari sebelumnya, yang dilakukan oleh pasukan Israel.

Dalam postingan yang diterbitkan di X, Asif menggambarkan “Israel” sebagai pihak yang “jahat” dan “kutukan bagi kemanusiaan.” Ia membawa alasan tindakan militer Israel mewakili pola agresi berkelanjutan yang membentang dari Gaza hingga Iran dan sekarang Lebanon. “Warga negara yang tidak bersalah dibunuh… pertama di Gaza, lalu Iran, dan sekarang Lebanon, pertumpahan darah terus berlanjut,” tulisnya.

Pernyataan Asif juga menunjukkan adanya kontradiksi antara upaya diplomasi yang sedang berlangsung dan kekerasan yang terus berlanjut. “Sementara perundingan perdamaian sedang berlangsung di Islamabad, genosida sedang terjadi di Lebanon,” katanya, menunjukkan bahwa tindakan Israel berisiko merusak upaya deeskalasi regional yang rapuh.

Menteri Pakistan menggambarkan perkembangan tersebut sebagai bagian dari perang regional yang lebih luas, menghubungkan perang “Israel” di Gaza, agresinya terhadap Iran, dan perluasan serangannya di Lebanon ke dalam satu jalur eskalasi.

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |