Perankan Laksamana Malahayati, Atiqah Hasiholan Ngaku Takjub

3 hours ago 3

Pemeran film Pasukan 1000 Janda Atiqah Hasiholan saat berkunjung ke Republika, Jakarta, Senin (21/9/2026). Film produksi Manara Studios yang disutradarai oleh Archie Hekagery ini mengankat kisah nyata pejuang dan pahlawan nasional asal Aceh yakni Laksamana Malahayati beserta pasukan elit Inong Bale dalam melawan penjajah. Film kolosan bergenre historical fantasy action ini akan tayang perdana di bioskop pada tanggal 12 November 2026 mendatang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Aktris Atiqah Hasiholan memerankan tokoh Laksamana Malahayati, sosok pemimpin perempuan yang menjadi penggerak perjuangan para Inong Balee, di film Pasukan 1000 Janda. Film bergenre historycal fantasy action yang ditulis sekaligus disutradarai Archie Hekagery ini terinspirasi dari kisah perjuangan pasukan Inong Balee dari Aceh.

Bagi Atiqah, memerankan Malahayati sangat membanggakan. la pun mengaku takjub dengan bagaimana perempuan pada era 1600-an mampu bergerak secara kolektif, bahkan memiliki peran penting dalam politik dan kemiliteran.

"Aku amazed sama bagaimana bisa ya perempuan di era itu memiliki kekuatan secara kolektif, bersama-sama maju untuk perang. Itu sebenarnya yang menggerakkan aku untuk ingin tahu lebih. Hal itu yang akhirnya aku mau nih menjadi bagian dari project ini," kata Atiqah saat diwawancara di kantor Republika, Senin (21/9/2026).

Kekaguman Atiqah terhadap perempuan di era itu semakin besar setelah mengetahui bahwa semangat perjuangan tersebut telah mengakar dalam diri banyak perempuan Aceh. Perempuan Aceh pada era 1500 hingga 1600-an juga memiliki peran signifikan dan menentukan dalam berbagai aspek kehidupan.

"Dan ternyata bukan hanya Malahayati saja, itu udah menjadi kultur di Aceh itu sendiri. Bagaimana perempuan di Aceh pada era itu, dari tahun 1500, 1600, mereka memiliki peran-peran yang sangat signifikan, yang sangat menentukan, sangat politis, baik itu di kesultanan maupun di kemiliteran," kata dia.

Dalam memerankan Malahayati, Atiqah banyak berdiskusi dengan sutradara Archie Hekagery untuk membangun sisi personal karakter tersebut. la mengatakan sang sutradara secara khusus meminta dirinya menggali sisi keperempuanan sebagai salah satu kekuatan utama karakter.

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |